Pacitan

Pemkab Pacitan Siapkan Skema Baru jika Dampak Korona Berkepanjangan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Sejumlah skema disiapkan pemkab untuk menangani dampak Covid-19 di Pacitan. Seperti merealokasi kembali anggaran penanganan korona sebesar Rp 70 miliar untuk keperluan sampai akhir tahun 2020. ‘’Sudah kita siapkan, kita utak-atik lagi dana APBD kita,’’ kata Sekda Pacitan Heru Wiwoho Selasa (12/5).

Kendati demikian, rencana merealokasi kembali anggaran itu bakal diajukan ke Kementerian Keuangan lebih dulu. Tujuannya untuk dilakukan verifikasi dan pembahasan lebih lanjut sebelum kemudian diputuskan.

Pertimbangan lainnya adalah melihat perkembangan status bencana non-alam di tingkat pusat dan provinsi. ‘’Skema pemerintah pusat bagaimana setelah 29 Mei nanti, kami masih menunggu. Tapi, pemkab sudah punya skenario tersendiri sebelum itu,’’ ujar mantan kepala bappeda tersebut.

Heru menjelaskan, skenario yang sudah disiapkan itu berupa langkah-langkah dan upaya selama tiga bulan ke depan terhitung mulai Juni–Agustus dalam mengatasi dampak Covid-19. Baik itu berupa persiapan pengadaan alat kesehatan (alkes) maupun bantuan sosial (bansos). ‘’Mungkin hampir sama dengan sekarang ini sekitar Rp 25 miliar. Tapi, nanti akan di-breakdown lagi,’’ jelasnya.

Sebagai antisipasi, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menerapkan efisiensi anggaran kerjanya. Tujuannya supaya ketika dampak Covid-19 makin berkepanjangan, pemkab tidak kelabakan kekurangan anggaran. ‘’Jadi, kalau habis baru beli. Tapi, uang sudah kita siapkan, tidak serta merta dipakai semua. Melihat situasi,’’ terang pejabat yang akrab disapa Heruwi itu.

Yang jelas, bantuan jaring pengaman sosial bakal menjadi prioritas pada tahap kedua penanganan dampak Covid-19. Fokusnya warga yang sebelumnya tidak ter-cover bantuan dari pemerintah pusat maupun provinsi. ‘’Jadi nanti kita sisir yang tidak dapat bantuan agar merata dan datanya sinkron,’’ ujarnya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button