Pacitan

Pemkab Pacitan Perbanyak Jembatan Gantung

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini berencana membangun jembatan alternatif membelah anak Sungai Grindulu, Pacitan. Infrastruktur itu ditujukan guna menjadi penghubung warga menuju tempat evakuasi.

Diperkirakan jembatan nonpermanen lebih ‘’kuat’’ menghadapi bencana alam. Mengingat, konstruksinya dibangun menggantung sehingga terkesan lebih ‘’elastis’’. Tidak ditanam dengan tiang beton ke dasar tanah.

Sekretaris DPUPR Pacitan Suparlan mengatakan, jembatan gantung biasanya dibangun di wilayah dengan jumah penduduk terbatas. Di Desa Karangrejo, misalnya, semula terdapat 16 kepala keluarga (KK) yang terisolasi imbas jembatan permanen rusak diterjang banjir batu. Guna mengantisipasi kejadian serupa, akhirnya diganti jembatan gantung. ‘’Tidak ada batasan tertentu sebenarnya. Bahkan kita juga akan bangun lagi ke depannya di beberapa tempat,’’ ujarnya, Selasa (14/9).

Saat ini terdapat 22 jembatan gantung yang masih berfungsi di Pacitan. Tersebar di beberapa kecamatan. Seluruhnya membentang di atas sungai besar. Di Grindulu saja, terdapat beberapa jembatan gantung yang melintang. ‘’Jembatan gantung hanya untuk pejalan kaki. Mentok roda dua,’’ jelasnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button