Ngawi

Pemkab Ngawi Kirim Alat Uji ke Temboro

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi bergerak cepat. Sejumlah santri pondok pesantren (ponpes) Desa Temboro, Karas, Magetan, yang telanjur pulang ke Ngawi dilakukan rapid test. Dari pengujian itu, seorang santri menunjukkan hasil reaktif.

Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono menjelaskan, hingga Kamis (23/4) total ada 108 santri yang pulang dari Temboro. Dari jumlah itu, 104 di antaranya sudah menjalani rapid test. ‘’Jika ada temuan langsung ditindaklanjuti,’’ ujar Kanang.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk mengirimkan alat rapid test ke Temboro. Tujuannya, santri yang hendak pulang ke Ngawi bisa dites di ponpes setempat. ‘’Kalau hasilnya negatif diperbolehkan pulang dan melakukan isolasi mandiri di rumah,’’ jelasnya.

Kepala UPT Puskesmas Teguhan, Paron, Mudo Trimaryo mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan rapid test terhadap 16 santri. Hasilnya, seorang di antaranya terkonfirmasi reaktif. ‘’Selanjutnya, yang bersangkutan akan dilakukan uji swab,’’ ujarnya.

‘’Untuk yang reaktif, keluarganya juga di-rapid test. Alhamdulillah hasilnya negatif. Kami juga minta kepada orang tuanya agar melakukan social distancing dan pemisahan peralatan makan dan sebagainya,’’ imbuhnya sembari menyebut santri yang dinyatakan negatif akan dilakukan rapid test ulang.

Mudo menyatakan, perlu peran aktif dan sinergi antara pemerintah desa dan dinas kesehatan dalam memantau kepulangan santri yang mondok di Temboro. Sebab, tidak menutup kemungkinan masih akan ada sejumlah santri yang menyusul pulang. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close