AdvertorialNgawi

Pemkab Ngawi Blusukan Pasar, Bagikan Ribuan Masker

Terus Berupaya Cegah Penyebaran Korona

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 terus dilakukan Pemkab Ngawi. Salah satunya dengan mengampanyekan pemakaian masker saat beraktivitas di luar rumah. Itu seperti dilakukan Bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono dan Wakil Bupati Ony Anwar bersama sejumlah kepala OPD serta jajaran forkopimda setempat Jumat (10/4).

Mereka kembali blusukan ke sejumlah pasar tradisional. Mengimbau warga yang hendak keluar rumah atau beraktivitas di tempat umum mengenakan masker. ‘’Penularan virus ini bisa terjadi melalui droplet (percikan air saat bersin atau batuk, Red). Itulah pentingnya memakai masker untuk mencegah penularan,’’ kata Kanang.

Tidak sekadar memberikan imbauan, pemkab juga membagikan masker gratis kepada warga. Sebanyak 16 ribu masker disiapkan dalam kegiatan kemarin. Sesuai rencana, belasan ribu alat pelindung itu akan disebar ke beberapa pasar tradisional.

Pembagian di Pasar Mantingan dan Walikukun dipimpin Kanang. Sedangkan Wakil Bupati Ony Anwar mengomandoi aksi bagi-bagi masker di Pasar Sine. Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Mokh. Sodiq Triwidiyanto turun gunung ke Pasar Jogorogo dan Simo. Tak mau ketinggalan, Ketua DPRD Dwi Rianto ’’Antok’’ Jatmiko melakukan kegiatan sama di Pasar Paron dan Kedunggalar.

Selain menyasar pedagang dan pengunjung pasar, warga yang kebetulan melintas atau sedang melakukan aktivitas di tempat umum juga kebagian jatah masker gratis. ‘’Sebagian (masker) nanti akan didistribusikan ke kantor kecamatan untuk disebar ke desa-desa. Saya minta dalam dua hari ke depan harus tuntas,’’ tegas Kanang.

Selain mengampanyekan penggunaan masker, Kanang juga meminta warganya mematuhi semua imbauan pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19. Termasuk anjuran tidak mudik. Jika sudah telanjur, diwajibkan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan. Yakni, isolasi secara mandiri di rumah selama 14 hari. ‘’Pemudik juga wajib lapor ke pemerintah desa untuk didata. Sudah disiapkan posko-posko di desa untuk para pemudik,’’ ungkapnya.

Semua pemudik, lanjut Kanang, yang masuk wilayah Ngawi akan mendapat label orang dalam risiko (ODR). Mereka wajib membersihkan diri dulu ketika sampai di posko yang disediakan menuju rumah. ‘’Semua pakaian yang sudah dicuci dibungkus plastik dan dijemur di rumah, koper dan bekal semua harus disemprot disinfektan,’’ tegasnya.

Kanang berharap, masyarakat kompak dalam menanggulangi pandemi korona. Pun, dia optimistis melalui penerapan prosedur yang sesuai arahan pemerintah, wabah itu bisa segera teratasi. Sekaligus pihaknya meminta dalam kondisi sekarang setiap orang menerapkan social distancing, physical distancing, dan menjaga kebersihan dengan sering cuci tangan menggunakan sabun. ‘’Doa dan harapan kami semua, agar masalah ini bisa berakhir,’’ pungkasnya. (rio/tif/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close