Magetan

Pemkab Magetan Tangani Kepadatan Kendaraan di Sarangan

Buka Tiga Kantong Parkir Baru

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Keruwetan parkir di kawasan Telaga Sarangan diurai. Saat ini dokumen analisis dampak lalu lintas dan UKL-UPL tengah diurus. Disparbud mempunyai waktu 75 hari menyelesaikan berkas tersebut. ‘’Setelah semua beres, tahun depan masuk pembuatan detail engineering design (DED),’’ kata Kabid Pengelolaan Pariwisata Disparbud Magetan Teguh Adi Wiyono Minggu (25/10).

Pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 4.011 meter persegi. Pengerjaannya akan dibarengkan dengan pembangunan kios kuliner dan cenderamata. Sementara, kebutuhan anggarannya mencapai Rp 743 juta. ‘’Itu lahan kosong. Ada empat petak,’’ ujarnya.

Lahan parkir nantinya juga dilengkapi shuttle bus. Tiga kantong parkir disiapkan di depan Hotel Rejeki, Pustu Sarangan, dan sebelah barat Hotel Sanur. Sedangkan, calon lahan parkir di depan portal baru masih proses sertifikasi. ‘’Ada 15 shuttle bus yang kami harapkan siap tahun depan,’’ tuturnya.

Seluruh shuttle bus bakal ditempatkan di masing-masing halte yang tersedia. Termasuk di pinggir telaga. ‘’Dari lokasi parkir baru, jaraknya ke telaga masih 800 meter. Jadi, kami siapkan shuttle bus untuk mengantarkan mereka,’’ jelas Teguh. (fat/c1/her)

Usir Pendatang Penderita Demam

WARGA luar daerah yang hendak masuk Magetan difilter. Bagi yang demam atau bersuhu tubuh di atas 37,5 derajat Celsius diminta putar balik. Penyaringan kondisi kesehatan itu diterapkan selama momen libur Maulid Nabi Muhammad SAW bersamaan cuti bersama akhir pekan ini. ‘’Kalau suhunya tinggi, panas, harus pulang,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.

Pengusiran itu menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Kemendagri Nomor 440/5876/SJ tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur dan Cuti Bersama 2020. Kang Woto, sapaan bupati, bakal mendirikan dua posko pengawasan di kawasan Terminal Maospati dan Cemoro Sewu, Plaosan. Pengecekan protokol kesehatan (prokes) akan dilakukan di wilayah perbatasan tersebut. ‘’Kalau yang tidak patuh prokes, diperingatkan,’’ ujarnya.

Kang Woto menyebut, seluruh komponen dilibatkan dalam filterisasi para pendatang. Teknis pelaksanaannya telah dibahas dalam rapat koordinasi Sabtu lalu (24/10). ‘’Nantinya ada rapid test dengan pengacakan,’’ ucapnya.

Sabtu malam, tim asesmen Satgas Penanganan Covid-19 menggelar operasi yustisi di kawasan Terminal Maospati. Empat pelanggar prokes disanksi push-up. ‘’Kami data dan ditegur,’’ kata Fery Yoga Saputra, anggota tim asesmen Satgas Penanganan Covid-19 Magetan. (odi/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button