Madiun

Pemkab Madiun Sulap Puskesmas Jadi RS Darurat

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab Madiun pasang kuda-kuda menyikapi lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini. Sejumlah puskesmas akan disulap menjadi rumah sakit (RS) darurat untuk menampung pasien positif Covid-19. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Sehingga, sesegera mungkin RS darurat dapat dioperasikan.
‘’Saat ini tahap visitasi puskesmas bersama sejumlah OPD (organisasi perangkat daerah) terkait,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Rabu (21/7).

Sejumlah puskesmas dicek kondisi bangunannya sebelum disulap menjadi RS darurat. Salah satunya Puskesmas Dagangan yang sudah ditinjau Senin lalu (20/7). Melibatkan dinas pekerjaan umum penataan ruang (DPUPR) serta kecamatan setempat. Mereka memelototi ketersediaan dan kelayakan ruang perawatan. ‘’Visitasi puskesmas dilakukan sebagai persiapan menjadi RS darurat,’’ terang Djaka.

Total terdapat 26 puskesmas di Kabupaten Madiun. Namun, tidak seluruhnya bakal dijadikan RS darurat. Hanya puskesmas yang benar-benar layak. Namun, belum dapat dipastikan puskesmas yang akan direkomendasikan. ‘’Sesuai perintah pimpinan (bupati Madiun, Red), ada delapan puskesmas yang akan dijadikan RS darurat,’’ ujar Djaka. ‘’Kapasitasnya bervariasi, antara 30 sampai 50 pasien di satu titik,’’ imbuhnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button