Madiun

Selingkar Wilis Diproyeksikan Jadi Wisata Pegunungan Kedua Setelah Bromo

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Penggarapan sektor pariwisata bukan hanya diangan-angan. Tapi, pemkab bakal serius mewujudkan. Potensi yang dimiliki begitu besar. Salah satunya, kawasan di lingkar Gunung Wilis. ’’Kami juga diminta pemprov agar terus mengoptimalkan sebagai kawasan kedua wisata pegunungan setelah Bromo, Tengger,’’ kata Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Wabup menyatakan bahwa sebagian besar wilayah di Bumi Dongkrek memiliki sejumlah potensi alam maupun budaya yang bisa dikembangkan guna menarik minat wisatawan. Di sisi lain, meningkatnya PAD yang mampu memberikan kontribusi terus mengalami kenaikan. Menjadi alasan tersendiri pemkab serius dalam membangun wisata. ’’Kami akan bekerja sama dengan pokdarwis untuk membantu percepatan proses ini,’’ ujarnya.

Melalui anggaran dana desa (ADD) yang besar, diharapkan semua bisa berjalan sesuai rencana. Sebab, pariwisata merupakan program prioritas. Targetnya bisa mengurangi kemiskinan dan melestarikan lingkungan hidup. ’’Saya harap dampak dari pengembangan sektor wisata ini bisa meningkatkan ekonomi kreatif bagi masyarakat sekitar,’’ ucapnya.

Kabid Pariwisata Dispora Kabupaten Madiun Isbani menyampaikan bahwa tahun ini terdapat dua kecamatan yang akan difokuskan dalam pengembangan sektor wisata. Kawasan tersebut adalah Watu Rumpuk yang ada di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan.  Serta, Monumen Kresek yang berada di Kecamatan Wungu. ’’Monumen Kresek sudah kami anggarkan tahun 2020, mulai ada pengembangan,’’ katanya.

Kendati demikian, dia juga mengimbau pemerintah desa melalui pokdarwis masing-masing agar mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya. Jika seluruh desa memiliki wisata sendiri, diharapkan bisa lebih mempercepat majunya Kabupaten Madiun. ’’Di sisi lain, desa pasti akan mendapatkan PADes tambahan,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button