Madiun

Pemkab Madiun Lindungi Bumil dari Virus Korona

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kurva Covid-19 di Kabupaten Madiun belum benar-benar melandai. Baik penambahan kasus positif maupun kesembuhan. Di sisi lain, vaksinasi digalakkan menyasar berbagai kalangan. Tak terkecuali untuk ibu hamil (bumil). ‘’Bumil rentan terpapar Covid-19. Maka, diberi vaksin untuk melindungi,’’ kata Ketua TP PKK Kabupaten Madiun Penta Lianawati Ahmad Dawami, Sabtu (11/9).

Sebanyak 2.175 bumil secara bertahap bakal disuntik vaksin jenis Sinovac. Dimulai 130 bumil di Puskesmas Wungu kemarin. Penta mengungkapkan, vaksinasi bumil tidak hanya untuk menekan penularan. Tapi, juga antisipasi potensi kematian bumil gara-gara Covid-19. ‘’Dengan vaksin ini, diharapkan imunitas masyarakat, khususnya bumil, dapat meningkat,’’ ujarnya.

Penyuntikan vaksin bumil akan dilanjutkan di seluruh puskesmas. Namun, tidak semua bumil dapat divaksin. Ada kriteria khusus, yakni usia kandungan 13 sampai 33 minggu. Selain itu, tekanan darah normal, tidak sedang menjalani pengobatan, serta komorbid terkontrol. ‘’Vaksin Covid-19 aman dan efektif. Sehingga, tidak ada alasan untuk menunda. Bila (bumil) sudah memenuhi syarat, segera ikut vaksinasi,’’ imbau Penta. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button