Madiun

Pemkab Madiun Kembangkan Dongkrek dari Seni Ritual ke Pertunjukkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Aktualisasi dongkrek sebagai warisan budaya tak benda bakal lebih beragam. Seiring upaya pengembangan dari seni ritual menjadi seni pertunjukan yang tengah dilakukan Pemkab Madiun. ‘’Ada sejumlah poin yang dapat dikembangkan menjadi seni pertunjukan,’’ kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Bariyanto, Sabtu (5/6).

Bariyanto mengungkapkan, dongkrek selama ini dikenal sebagai seni ritual. Sebuah warisan budaya untuk mengusir pagebluk pada zaman dahulu. Tradisi itu masih berlanjut di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun dalam momen-momen tertentu. Sebagai contoh, dihelat ketika acara bersih desa. ‘’Dengan pengembangan dari seni ritual ke seni pertunjukan, akan ada banyak manfaat yang bisa didapat,’’ ujarnya.

Dongkrek sebagai seni pertunjukan diklaim tidak akan menggeser roh tradisi itu sebagai seni ritual. Bariyanto menyebutkan, sudah ada pakem antara dua jenis orientasi seni itu. ‘’Sejauh ini tidak ada kendala dalam pengembangan dongkrek menjadi seni pertunjukan. Tapi, minimal perlu surat keputusan (SK) kepala dinas terhadap pengembangan, itu yang belum terlaksana saat ini,’’ terangnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button