Mejayan

Pemkab Madiun Datangkan 5.000 Unit Rapid Test

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Sebanyak 5.000 unit alat tes cepat berhasil didatangkan Pemkab Madiun. Alat pendeteksi dini Covid-19 itu tiba Selasa lalu (5/5). Kini disimpan di gudang farmasi dinas kesehatan (dinkes) setempat. ‘’Rapid test model stik,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Amam Santosa Rabu (6/5).

Sejak kemunculan korona di Kabupaten Madiun, dinkes telah melakukan pengadaan rapid test. Namun, alat itu baru tiba bulan ini karena minimnya barang di pasaran. ‘’Untuk berapa anggarannya saya tidak hafal karena RAB (rencana anggaran biaya, Red)-nya banyak, tidak hanya rapid test,’’ ujarnya.

Amam menjelaskan, alat tes cepat model stik itu akan digunakan sesuai skala prioritas. Yakni, warga Kabupaten Madiun berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Alat medis yang cuma butuh 15 menit untuk menunjukkan hasil pemeriksaan itu juga bisa digunakan ke petugas medis rumah sakit. ‘’Tapi, pasien tetap diutamakan,’’ katanya seraya menyebut belum bisa memperhitungkan cukup untuk berapa lama ribuan rapid test itu. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close