Pacitan

Pemkab Dipasrahi Perintah Evakuasi ketika Gempa Berpotensi Tsunami Melanda

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Potensi bencana tsunami mengancam Pacitan. Bahkan, ketinggiannya mencapai 12 meter. Prediksi itu muncul berdasarkan hasil riset Institut Teknologi Bandung (ITB).

Penelitian tersebut ditindaklanjuti dengan peningkatan upaya mitigasi. Selasa (6/10) sebanyak 200 papan petunjuk jalur evakuasi tsunami di sejumlah tempat diinventarisasi. ‘’Ada 40 unit lainnya tambahan dari BPBD Jatim belum terpasang,’’ kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan Diannitta Agustinawati kemarin.

Selain itu, 15 unit tsunami early warning system (TEWS) yang sudah terpasang di pesisir pantai dicek. Ada beberapa yang rusak. Namun masih bisa diperbaiki. ‘’Kerusakan dipicu tiang penyangga alat pendeteksi tsunami itu rusak terkikis gelombang laut,’’ terang Diannitta tanpa menyebutkan berapa jumlah pasti TEWS yang rusak. Dia berharap masyarakat tidak terlalu mengandalkan teknologi atau alat pendeteksi tsunami tersebut. ‘’Karena bisa jadi ketika gempa besar terjadi, sarpras itu tidak berfungsi dengan baik,’’ imbuhnya.

Pihaknya lebih mengedepankan pendekatan mitigasi lokal. Seperti ketika masyarakat merasakan guncangan gempa besar selama 20 detik, bisa langsung lari menyelamatkan diri ke dataran tinggi. ‘’Karena petunjuk dari BMKG, perintah evakuasi tidak harus menunggu dari pusat ketika terjadi gempa besar yang berpotensi tsunami. Jadi, keputusan diserahkan ke pemerintah daerah (pemda),’’ jelasnya.

Sementara itu, sosialisasi mitigasi tentang tsunami disampaikan oleh para khotib ketika ceramah salat Jumat. Para jamaah diminta tidak panik menyikapi munculnya isu bencana. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close