Ngawi

Pemkab Boros Biaya PJU, Tagihan Listrik Sebulan Habiskan Duit Rp 1,3 M

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Belanja lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dikeluarkan pemkab membuat wakil rakyat terbelalak. Bagaimana tidak, tagihan listriknya saja mencapai Rp 1,3 miliar sebulan. ‘’Boros sekali. Daerah lain tidak sebesar itu,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Ngawi Slamet Riyanto Rabu (14/10).

Slamet menjelaskan, duit Rp 1,3 miliar itu untuk membayar tagihan listrik PJU di 4 ribu titik. Jika dikalkulasi, dalam setahun pemkab harus merogoh kocek sekitar Rp 15,6 miliar untuk biaya listrik PJU. Sementara, pajak yang didapat dari sektor tersebut hanya di kisaran Rp 30 miliar.

‘’Di Kabupaten Badung (Bali), biaya listrik lampu PJU sebanyak 19 ribu unit hanya Rp 21,6 miliar setahun,’’ ujar Slamet. ‘’Sementara, pajak yang didapat sangat besar, sekitar Rp 210 miliar,’’ imbuhnya.

Dari penjelasan pihak pemkab, ada dua hal yang menyebabkan gemuknya tagihan listrik PJU di Ngawi. Pertama, jenis lampu yang digunakan serta sistem penghitungan pemakaian listriknya. ‘’Di sana (Badung, Red) semua pakai lampu LED (light emitting diode), dayanya memang sangat rendah,’’ tuturnya.

Sementara, lampu PJU di Ngawi mayoritas masih jenis konvensional yang berdaya besar. Perbedaan lain, Pemkab Badung menerapkan sistem meterisasi untuk semua rekening listrik lampu PJU. Sehingga, beban pemakaian yang harus dibayar benar-benar terukur. ‘’Kalau di sini (Ngawi, Red) kan penghitungannya diserahkan ke PLN, pemkab tinggal bayar tagihan,’’ ungkapnya.

Untuk solusi ke depan, pihaknya mendesak pemkab agar beralih ke teknologi seperti yang diterapkan Pemkab Badung. ‘’Tidak harus diganti serentak, tapi secara bertahap,’’ pintanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close