Mejayan

Pemkab Belum Sikapi Vaksinasi

Start Gelap Imunisasi Darurat

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Lain ladang lain belalang. Kabupaten Madiun belum tebersit keinginan mendata calon penerima vaksin Covid-19 hingga menyiapkan juru suntiknya. Langkah tersebut belakangan telah dilakukan sejumlah daerah di eks Karesidenan Madiun. ‘’Sepengetahuan saya, belum ada pembahasan penggunaan vaksin,’’ kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Madiun Mashudi Minggu (8/11).

Mashudi menyebut, instruksi atau petunjuk teknis (juknis) resmi dari pusat atau Pemprov Jawa Timur belum turun. Hal tersebut penting sebagai pedoman mengambil kebijakan. Pihaknya tidak ingin dalam pelaksanaannya kelak melenceng dari koridor yang ditentukan. ‘’Hingga kini, pimpinan belum berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai vaksin,’’ ujarnya.

Pemkab masih buta terhadap jumlah warganya yang wajib imunisasi darurat itu. Baik dari kategori pekerjaan maupun usia rentan dari total penduduk 682.684 jiwa (data BPS Kabupaten Madiun 2019). Sarana dan prasarana (sarpras) pendukung hingga tenaga medis khusus, juga belum disiapkan. ‘’Kalau memang belum ada petunjuk yang jelas, bagaimana menyikapinya?’’ ucap Mashudi seraya mengibaratkan garis start vaksinasi masih gelap.

Sementara itu, kasus Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Terhitung Jumat (6/11), total kumulatif 151 kasus positif. Sebanyak 12 di antaranya belum sembuh. ‘’Yang meninggal dunia 10 kasus dan 129 orang sudah sembuh,’’ sebutnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close