Madiun

Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau Perhatikan Estetika

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruang terbuka hijau (RTH) telah terbangun di separo wilayah kota ini. Dari target 30 persen yang diamanatkan undang-undang, pemkot telah memenuhi 19 persen.

Tak kurang dari 52 RTH tersebar di seluruh sudut kota. Dengan sekitar 400-an pohon berbunga tertanam di penjuru RTH. ‘’Pemenuhan RTH yang ditargetkan 30 persen itu telah diperdakan (Perda 20/2018 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau),’’ kata Kabid Pertamanan, Permakaman, dan Penerangan Jalan Umum Disperkim Kota Madiun Aang Marhendra Budiono.

Sesuai arahan wali kota, tidak ada jenis pohon khusus. Prioritasnya pohon berbunga. Tabebuya salah satunya. Pohon besar menyerupai sakura itu telah ditanam di setiap sudut kota. ‘’Sudah ratusan yang ditanam. Kelak ketika berbunga, kota ini semakin indah,’’ ujarnya.

Menunjang penghijauan itu, pemkot menggelontorkan Rp 498 juta. Selain mendorong corporate social responsibility (CSR) perusahaan swasta di Kota Karismatik urun menanam pohon. Hingga kini 150-an pohon merupakan sumbangan CSR. ‘’Targetnya, semua jalan nanti ada tabebuya,’’ ungkapnya.

Jawa Pos Radar Madiun turut menanam pohon tabebuya sebagai sumbangsih mewujudkan kota yang nyaman dan ramah lingkungan. Beberapa pohon ditanam di depan kantor di Jalan D.I. Panjaitan. ‘’Mari bersama-sama menjadi pelaku sejarah. Tiga sampai lima tahun ke depan kota ini sangat berbeda wajahnya. Banyak bunga di mana-mana,’’ kata General Manager Jawa Pos Radar Madiun Ockta Prana Lagawira.

Ockta mengapresiasi ide cerdas Wali Kota Madiun Maidi yang menggandeng semua pihak swasta. Ockta juga menyarankan agar pohon yang ditanam tidak hanya di sepanjang jalur utama. Juga, di jalan lingkungan. ‘’Tidak harus bunga mahal. Bisa yang hemat biaya, tapi bagus,’’ ujarnya.

Bahkan, pemkot telah merancang Taman Peceland yang pembangunannya dimulai tahun depan. Tidak sekadar menambah RTH, pemkot juga memperhatikan estetika. Terlihat pada pohon yang dilukis warna-warni oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun. ‘’Kami wujudkan visi-misi pemkot untuk menampilkan ikon sejuta bunga,’’ kata Kabid Sampah DLH Kota Madiun Heri Murtono.

Lukisan yang menghiasi pohon itu tersebar di setiap jalan. Salah satunya pohon palem di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan. Selain mempercantik perwajahan kota, juga mewadahi seniman kota. ‘’Tidak asal diwarna, tapi dilukis,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close