Ponorogo

Pemekaran Dua Kecamatan Terganjal Syarat Jumlah Penduduk

Lobi Kemendagri Turunkan Standar Administrasi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Syarat jumlah penduduk menjadi ganjalan terakhir untuk memuluskan rencana pemekaran dua kecamatan baru. Jumlah penduduk desa dan kelurahan di dua calon kecamatan baru itu rupanya kurang dari standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Tim panitia khusus (pansus) A DPRD yang menggawangi raperda mengenai urusan tersebut akan bertolak ke Jakarta bersama jajaran eksekutif untuk meminta keringanan. ‘’Ini yang kami katakan pahit (kendala syarat jumlah penduduk, Red). Akan kami perjuangkan mati-matian,’’ janji Ketua Pansus A DPRD Miseri Effendi Selasa (3/12).

Urusan pemekaran wilayah kecamatan diatur dalam PP 17/2018 tentang Kecamatan. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berpatokan bahwa syarat minimal memekarkan wilayah adalah jumlah penduduk di calon kecamatan baru minimal 60 ribu jiwa. Perinciannya, satu desa minimal enam ribu jiwa dan satu kelurahan minimal delapan ribu jiwa. Ternyata, jumlah penduduk di dua calon kecamatan baru masih di bawah syarat tersebut. ‘’Hanya ini (syarat jumlah penduduk) yang masih jadi kendala,’’ ujarnya.

Kemarin tim pansus A yang digawangi para wakil rakyat dari berbagai fraksi berdialog dengan warga Singosaren, Ponorogo. Dialog juga diikuti lurah dari sepuluh kelurahan yang masuk dalam cakupan Kecamatan Kota Lama. Kecamatan baru yang akan dimekarkan merupakan irisan Ponorogo, Babadan, Siman, dan Jenangan. Miseri menyebut, jumlah penduduk di sepuluh kelurahan di empat kecamatan itu tak sampai delapan ribu jiwa. ‘’Kondisinya kurang lebih sama dengan Sumberejo, calon kecamatan baru kedua,’’ paparnya.

Di calon wilayah Kecamatan Sumberejo, ada 14 desa dari irisan Kecamatan Balong, Slahung, serta Jambon yang akan dimekarkan. Jumlah penduduknya juga tak sampai 60 ribu jiwa. Meski persyaratan jumlah penduduk belum terpenuhi, Miseri tetap optimistis syarat lainnya terpenuhi. ‘’Misalnya, kesiapan lahan untuk perkantoran pemerintah kecamatan. Di Sumberejo, luas lahan yang tersedia mencapai 1,5 hektare,’’ sebutnya.

Ke Jakarta, tim pansus A mengajak serta kalangan lurah serta camat. Miseri cs ingin meyakinkan Kemendagri bahwa kendati persyaratan jumlah penduduk kurang terpenuhi, kabupaten ini tetap siap menggeber pemekaran dua kecamatan baru. ‘’Kami fight untuk satu persyaratan itu,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button