News

Pemberantasan Hama Dengan Cara Radiasi Dilakukan Terhadap

×

Pemberantasan Hama Dengan Cara Radiasi Dilakukan Terhadap

Share this article

Pemberantasan Hama Dengan Cara Radiasi Dilakukan Terhadap – Menghilangkan patogen mirip dengan antibiotik. Padahal, limbah mencemari lingkungan dan juga bisa menumpuk di tubuh manusia. Seorang pemuda, Tunggul Dian Santoso mengubah perilakunya yang tidak ramah lingkungan. Dia menciptakan alat bernama Genitech. Merupakan teknologi ramah lingkungan yang tidak menghasilkan limbah beracun berbasis suara.

Pada tahun 2009, nasib petani di daerah tempat tinggal mereka di Surakarta seperti Klaten, Wonogiri dan Sukoharjo di Jawa Tengah (Jawa Tengah) rusak parah. Penyakit itu menghancurkan ribuan hektare (ha). Petani bingung karena pestisida yang mereka gunakan tidak bisa membasmi hama. Sejatinya lingkungan tercemar pestisida karena dosis yang digunakan petani cukup tinggi akibat serangan.

Pemberantasan Hama Dengan Cara Radiasi Dilakukan Terhadap

Nasib menyedihkan petani itu mulai membuat marah seorang pemuda bernama Tutugutu. Ia berkonsultasi dengan ayahnya, Suyud Santoso, 65 tahun, yang juga seorang petani di Bengkulu. Tunggul banyak mendapat informasi tentang pertanian dari ayahnya. “Yang terjadi, ide penggunaan gelombang suara pertama kali muncul saat saya mengikuti lomba recognition and mentoring program (RAMP) Institut Pertanian Bogor (IPB). Berbagai jenis buku juga diberikan berdasarkan gelombang yang dapat mengusir penyakit,” jelas Tunggul. Riwayat penelitiannya bermula saat ditemui Louian, Solo (16/12). ).

Study Kasus Pemberantasan Hama Lalat Buah Dengan Teknik Serangga Mandul Di Patir Batan.

Dari rangkaian program RAMP IPB, termasuk wawancara dengan peneliti oleh pakar IPB, ia mulai melakukan penelitian. Dan nampaknya Yayasan RAMP INOTEK Jakarta telah mencermati kajian penelitian tersebut guna mengembangkannya agar hasil karyanya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Alat juga akan dikembangkan untuk usaha kecil dan menengah (UKM) sehingga peneliti dapat menjadi tim mereka.

Setelah diseleksi oleh Yayasan INOTEK, Tunggul mulai mengembangkan ide dengan menciptakan alat yang lebih bermanfaat bagi masyarakat umum, khususnya petani. Dengan dukungan dari Lemelson Foundation dan pendanaan dari INOTEK Foundation, Thunguli secara serius mencoba menerjemahkan idenya menjadi alat baru.

“Kemudian saya membuat alat elektronik yang mengeluarkan suara ultrasonik untuk mencegah penyakit menular di daerah pertanian. Frekuensi suara antara 25-50 kHz, karena suara komunikasi yang dihasilkan tanaman antara 35-48 kHz. Ini adalah hal terpenting dari alat Genitech, menciptakan suara untuk mencapai komunikasi penyakit massal di sawah,” jelas Politeknik Soloshi Pratama Mulia, mahasiswi teknik komputer.

Komponen utama yang digunakan untuk membuat Genitech adalah osilator. Hampir setiap toko elektronik memilikinya. Namun, perbedaannya adalah osilator melalui batang diprogram oleh komputer. “Sebuah program melalui komputer adalah sebuah ide. Jika suku cadang oscillator dijual di pasaran, hanya satu jenis istilah yang dapat dibuat. Namun, osilator yang saya programkan mampu menghasilkan enam jenis gelombang suara,” jelas Tunggul, membeberkan sedikit rahasia dapur penelitiannya.

Baca Juga  Ciri-ciri Habitat Ayam

Bulletin Iptek: Berantas Hama Dengan Suara Tanpa Limbah Pestisida

Secara keseluruhan, peralatan tersebut mencakup perangkat elektronik yang merupakan jantung dari Genitech. Bagian yang terorganisir dengan baik disimpan dalam wadah seperti kotak. Di keempat sisi bagian luar terdapat speaker yang digunakan untuk mengirimkan suara ke segala arah. Menariknya, tutup kotak tersebut dilengkapi dengan solar cell yang bekerja dengan cara menyerap energi matahari untuk menyalakan baterai yang digunakan Genitech.

Alat ini ditopang menggunakan tiang sehingga mudah diletakkan di sawah. Sepintas, tampilan peralatannya sangat sederhana. Namun sebenarnya ada kerumitan dalam menciptakan gelombang suara seperti selingan. “Inti dari Genitech adalah menciptakan suara ultrasonik antara 25-50 kHz. Pada saat yang sama, frekuensi pemrogramannya bisa bervariasi,” ungkapnya.

Keenam pembedaan itu tidak ada gunanya. Tujuannya adalah untuk menemukan hama pertanian yang tahan. Mungkin jika ini terjadi terlalu sering, parasit pada awalnya tidak mau, tetapi seiring waktu parasit akan beradaptasi dan mengembangkan resistensi. Kemudian hindari, karena frekuensi yang berbeda pada waktu yang berbeda, hama akan sulit beradaptasi dengan ultrasound yang dipancarkan.

Melalui percobaan di lahan sawah di Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, alat tersebut mampu memberantas berbagai penyakit pertanian. Padahal, kata Tunggul, tujuan awal penelitiannya hanya untuk mencegah penyakit. “Namun ternyata Genitech juga bisa menjadi alat yang ampuh untuk melumpuhkan organisme lain yang mengganggu tanaman, seperti lalat bau, belalang, ngengat, lalat putih dan tikus,” jelasnya.

Mengalihkan Nuklir Jadi Pembasmi Mutakhir

Penyakitnya tidak mati, hanya lumpuh. Namun yang terpenting adalah alat ini dapat mencegah reproduksi tanaman berbahaya. Agar padi tetap aman di lapangan, hama tidak bisa muncul.

Keunggulan peralatan yang dapat menghilangkan penyakit antara lain tidak menghasilkan limbah dan aman bagi manusia. “Walaupun sudah menggunakan suara ultrasonik, namun masih aman bagi petani. Jelas bahwa genitech sangat berbeda dengan bahan kimia yang biasa digunakan petani untuk membasmi hama. Karena alat ini tidak menghasilkan limbah. Ini berbeda dengan pestisida yang pasti menghasilkan limbah dan merusak lingkungan,” ujarnya.

Di sisi lain, penggunaan alat ini lebih efisien karena petani tidak perlu lagi repot mengangkut tangki air untuk membawa pestisida. Mereka hanya perlu mengaktifkan dan menguji peralatan. Selain itu, satu alat dapat mencakup radius satu hektar (ha) sawah. Dari segi biaya, ini lebih efektif daripada pengendalian hama tradisional.

Baca Juga  Seni Budaya Adalah

Meski percobaan yang dilakukan Tunggul ternyata berhasil mengendalikan penyakit tersebut, kini para pemuda terus meningkatkannya dengan bantuan Yayasan INOTEK. Sistem ini harus diterapkan agar sempurna dan sesuai dengan tujuan penggunaan oleh petani. “Saya pribadi tidak tahu pasti berapa harga mesin Genitech ini. Harganya bisa didapat dari 2 juta hingga 3 juta rubel. Tapi semuanya belum bisa dipastikan, karena penilaian tim yang mengelola bisnis itu masih belum dikecualikan,” kata Tunggul.

Pdf) Buku Pertanian Terpadu

Sementara itu, Manajer Promosi dan Humas Yayasan INOTEK, Andre Junaldi mengatakan, setelah Tunggul terpilih sebagai peneliti untuk masuk dalam program RAMP Indonesia Yayasan Inotek, pihaknya melakukan penelitian dengan instrumen yang disempurnakan sehingga benar-benar siap. melepaskan. di pasar. “Untuk mencegah pembajakan atau peniruan terhadap peralatan, kami juga membantu inovator mendaftarkan karyanya untuk mendapatkan hak paten,” kata Andre.

Juga, jika itu hanya perangkat baru dan tidak akan diluncurkan ke masyarakat umum, itu akan sangat tidak berguna. “Oleh karena itu, Yayasan INOTEK juga membantu bagaimana kita bisa memiliki jenis usaha yang mengelola akuisisi instrumen agar publik bisa melihat gigitannya. Oleh karena itu, masyarakat umum dapat memperoleh manfaat dari temuan peneliti, sebaliknya pengusaha dapat menjadi pengusaha dengan membuat kelompok usaha. Namun, kami juga menuntut agar peralatan tersebut dijual kepada petani dengan harga yang terjangkau,” tambahnya.

Implikasi penuh dari produk bahan bakar baru dapat mengubah sektor pertanian. Karena dengan penggunaan alat, penyakit pada sawah dapat dikendalikan dengan baik. Yang tidak kalah pentingnya adalah taman menjadi lebih indah dan lestari. (***)2 Nama Anggota 4 1. Muhammad Ibrahim (021600482) 2. Muhammad Muslic (021600483) 3. Dui Saraswati (021600465) 4. Sukarno Sigit (121600002)

3 Pendahuluan  Bactrocera spp. Spesies lalat yang berasal dari daerah tropis.  Lalat menyerang tanaman seperti buah dan sayuran dan daging, termasuk mangga, jeruk, oak, melon, plum, paprika, dan lain-lain.  Pencemaran dapat menjadi ancaman bagi perkembangan industri buah di berbagai daerah.  Serangan lalat menimbulkan kerugian yang besar dan berat.

Ipa Sm2 Smp Kelas 7 Bs Press

4 Kerusakan yang disebabkan oleh lalat  Buah jatuh sebelum matang  Lalat terdapat pada buah yang akan dipetik.

5 Contoh Perusakan Tanaman Akibat Kunyah Buah  Sidikalang (SIB) – Banyak Dairis mengeluhkan serangga hama yang terus menyerang pohon jeruk. Akibat serangan lalat, petani jeruk terancam gagal panen. Berbagai metode pengobatan dicoba, tetapi tidak berhasil. (Februari 2016) (http://hariansib.co/view/Marsipature-Hutanabe/100976/Hama-Lalat-Buah-Mengganas- -Petani-Jeruk-di-Dairi-Terancam-Failed-Panen.html)http:/ / harisib.co/view/Marsipature-Hutanabe/100976/Hama-Lalat-Buah-Mengganas- -Orange-Farmers-Di-Dairi-Threatened-Failed-Harvest.html  PATI – Jeruk Pomelo di Desa Bageng Di, PATI, PA Sekarang tidak ada cara untuk menghilangkan hama yang menyerang tanaman tersebut. Serangan penyakit ini merupakan ancaman serius karena beresiko gagal panen. Panen mangga di lahannya kini terserang penyakit Entod Longong (lalat buah).

Baca Juga  Jumlah Hitungan Dalam Gerak Ayunan Lengan Senam Irama Adalah

6 Cara Menghindari Lalat 1. Aplikasi pestisida secara mekanis 2. Makan menggunakan minyak sereh alami, daun kemangi, selongsong buah 3. Disinfektan insektisida Gunakan panas untuk membuat insektisida.

7 Kelemahan teknik kimia 1. Antibiotik (kekebalan tubuh). 2. Komplikasi penyakit akibat penggunaan obat yang tidak tepat. 3. Penumpukan sampah. Petani/Konsumen dan Konsumen 4. Ikut serta membunuh musuh alami. 5. Penciptaan kerusakan lingkungan. 6. Perubahan status penyakit dari hama minor menjadi hama utama.

Manfaat Dan Bahaya Radioaktif

9 Pengantar Pengujian Insektisida  Insektisida pengujian (TSM) adalah metode baru, layak dan interoperable. Metode ini melibatkan penyemprotan serangga di laboratorium dengan sinar γ, n atau x,  dan kemudian melepaskannya secara berkala ke lapangan untuk meningkatkan peluang kawin antara serangga sakit dan serangga subur dari generasi pertama ke generasi berikutnya. sebelum pengurangan. Persentase populasi serangga yang dipanen di lapangan

10 Bahan dan Bahan  Bahan Lalat buah yang digunakan dalam penelitian laboratorium adalah Bactrocera carambo/ae dari kelompok hama di Pusat Penerapan Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) BATAN Jakarta.  Koloni dipertahankan selama sekitar 30 generasi pada makanan khusus.  Peralatan: gamma cell, 15 x 15 x 15 em wall dan 30 x 30 x 30 em wall.

11 Tahapan Pembedahan Eksperimental 1. Pengobatan Radiasi 2. Pemantauan Kesuburan 3. Pemantauan Kesuburan Wanita 4. Mengawasi Masa Kecil Imago

12 1. Perlakuan termal kelapa 9 hari dibagi menjadi 4

Manfaat Radioisotop Dalam Bidang Kehidupan

Penyelidikan terhadap pelanggaran ham yang berat dilakukan oleh, fidyah dilakukan dengan cara, pengobatan leukemia dilakukan dengan cara, cara membasmi hama tikus dengan oli, takbiratul ihram dilakukan dengan cara, hidup sehat dilakukan dengan cara, pencegahan terhadap penyakit aids dapat dilakukan dengan cara, pengaruh radiasi matahari terhadap kehidupan di bumi, pengaruh radiasi matahari terhadap tanaman, menghemat energi listrik dapat dilakukan dengan cara, swab antigen dilakukan dengan cara, cara yg dilakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman serta gulma