Pacitan

Pembangunan Tugu Penceng Off Dulu

Terimbas Rasionalisasi Anggaran Tahun 2020

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pembangunan tugu Parasamya Purnakarya Nugraha (PPN) di Perempatan Penceng, Pacitan, dipastikan molor. Proyek yang telah memasuki tahap finishing itu terimbas rasionalisasi anggaran 2020. Sehingga, beberapa pernak-pernik harus ditunda pembangunannya. ‘’Tahun 2020 sementara off dulu,’’ kata Kasi Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Tonny Setyo Nugroho Minggu (1/3).

Berdasarkan masterplan pembangunan tugu tersebut, masih ada beberapa tambahan pelengkap tugu berupa ikon Pacitan. Seperti buah pace, wayang beber, batu akik, hingga ketek ogleng. ‘’Memang masih tarik ulur, dan dinamika penambahan ini masih didiskusikan lagi,’’ ujarnya.

Selain itu, rencananya di empat perempatan juga bakal mendapat sentuhan. Sayangnya, terkendala pembebasan lahan dan ganti untung bangunan yang diincar. ‘’Beberapa warga tidak berkenan, padahal pos polisi, taman, serta bangunan di setiap sudut itu akan ditata ulang,’’ ungkap Tonny.

Dia menyampaikan, kelanjutan pembangunan tugu hingga kini belum menemui titik terang. Apalagi butuh anggaran tak sedikit. Namun, Tonny berharap bakal dikerjakan hingga finishing. Sebab, lokasi berada di jalur yang dilewati dari berbagai arah. Pun tugu ini diharapkan jadi  ikon Pacitan. ‘’Akan dianggarkan 2021 atau 2022 kami belum tahu,’’ akunya.

Indah Cahyani, salah seorang warga Pacitan, berharap pembangunan tugu PPN lebih wah ketimbang sekarang. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Pacitan itu minta ikon Pacitan ditambahkan di tugu tersebut. ‘’Kalau bisa terkenal seperti Tugu Jogja lebih bagus, nanti seputaran Penceng akan tambah ramai,’’ tuturnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close