Madiun

Pemandu Lagu Dilarang Pamerkan Aurat

MADIUN – Ramadan tinggal hitungan hari. Sejumlah rekreasi hiburan umum (RHU) yang terdata di Kota Madiun, mulai kelab malam, diskotek, panti pijat, hingga karaoke, wajib mengatur seluruh operasinya.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono menyatakan, seluruh tempat hiburan itu jam operasional bukanya selama Ramadan bakal dibatasi. Ketetapan tersebut sesuai dengan peraturan wali kota (perwali) yang sebentar lagi bakal diteken. ’’Boleh buka mulai dari pukul 21.00 – 24.00,’’ katanya kepada Radar Madiun kemarin (26/4).

Pihaknya akan menindak tegas pengelola tempat hiburan malam (THM) yang nakal. Soal ini, kata Sunardi, pemkot sudah memberikan seruan kepada para pengusaha hiburan. Karena itu, tidak ada alasan THM untuk melanggar. Jika nekat, mereka terancam sanksi. Mulai teguran, penyegelan, masuk daftar hitam pemkot, hingga denda. ’’Dalam waktu dekat kami akan undang para pemilik usaha THM untuk sosialisasi,’’ ujarnya.

Sunardi mengungkapkan, pihaknya akan menyiagakan tim gabungan pengawasan THM yang terdiri dari berbagai instansi. Di antaranya, satpol pamong praja, kepolisian, dan kodim. ’’Tolong menghormati warga agar khusyuk beribadahnya,’’ katanya.

Terpisah, Ketua MUI Kota Madiun Sutoyo mengatakan larangan operasional THM sudah dibahas oleh seluruh ormas Islam. Termasuk di antaranya terkait penggunaan pakaian seksi oleh pemandu lagu (PL) di lokasi hiburan malam. Seperti karaoke dan diskotek. ’’Kami minta aturan ini dipatuhi,’’ tegasnya.

Sutoyo mengingatkan, para pelaku usaha hiburan malam harus menghormati umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Selama sebulan penuh, tempat hiburan malam masih boleh membuka usahanya. Asalkan semua aturan dipatuhi dengan baik. ’’Aturan ini agar ditaati demi menjaga ketenangan di bulan suci Ramadan,’’ ulangnya. ‘’Karyawati dan wanita pengunjung karaoke atau tempat hiburan lainnya agar mengenakan pakaian sopan. Jangan pamer aurat yang menyolok perhatian masyarakat luas,’’ tambahnya.

Hal itu dikatakan Sutoyo sehubungan peraturan jam buka tempat hiburan malam selama Ramadan. Menurutnya, tempat hiburan seperti bar, diskotek, panti pijat, dan permainan bola tangkas yang berdiri sendiri operasionalnya dibatasi. ’’Saya berharap segenap jajaran dari satpol pp dan kepolisian agar melakukan pengawasan secara ketat,’’ ungkapnya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close