Madiun

Pemadaman PJU Selama PPKM, Pemkot Madiun Hemat Tagihan Listrik Ratusan Juta

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan Pemkot Madiun memadamkan lampu penerangan jalam umum (PJU) selama PPKM berdampak signifikan pada pengeluaran biaya listrik. Terhitung sejak Juli lalu pemkot menghemat biaya tagihan listrik hingga 70 persen.

Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas RTH, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir membeberkan, sebelum ada kebijakan pemadaman PJU, biaya tagihan listrik mencapai Rp 1,2 miliar tiap bulan. Selain PJU, juga termasuk fasilitas publik lain seperti RTH dan taman. ‘’Sekarang mati semua jam delapan (malam),’’ kata Jemakir, Kamis (26/8).

Jemakir tak memungkiri pemadaman PJU berdampak pada turunnya tagihan listrik. Asumsinya, saat ini di kisaran Rp 360 juta per bulan. Atau 30 persen dari biaya normal. ‘’Dulu sehari nyala 12 jam, saat ini efektif empat jam saja,’’ ujarnya.

Di sisi lain, selama pemadaman tingkat kerusakan PJU juga berkurang. Menurut Jemakir, jam efektif nyala yang berkurang memperpanjang usia lampu dan usia jaringan. Berdasarkan catatannya, total PJU di kota ini 6.800-an titik. ‘’Karena jam nyala terbatas, otomatis lampu jadi awet. Maintenance jaringan juga berkurang banyak,’’ sebutnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button