AdvertorialMagetan

Pelayanan Kantor Disdukcapil Magetan Buka Kembali

Batasi 40 Orang, Jalankan Protokol Kesehatan

MAGETANJawa Pos Radar Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magetan akhirnya membuka kembali pelayanan penerbitan dokumen kependudukan secara offline. Itu setelah sebelumnya, selama pandemi Covid-19, pelayanan kelengkapan administrasi selain perekaman e-KTP hanya bisa dilakukan secara online. Yakni, melalui program Pelayanan Administrasi Kependudukan Tutul Whatsapp (Pak Tuwa). “Sekarang masyarakat bisa melaksanakan perekaman e-KTP  ke kantor disdukcapil setiap hari kerja,” kata Kepala Disdukcapil Magetan Hermawan Rabu (10/6).

Akan tetapi, pelayanan dibatasi hanya 40 orang setiap harinya. Mereka juga harus mendaftar terlebih dahulu pada website untuk mendapatkan nomor antrean dan jadwal jam pelayanan. Sehingga, pemohon tidak berjejer antre di kantor disdukcapil. ‘’Diharapkan masyarakat datang sesuai jam pelayanannya agar tidak terlalu lama menunggu di kantor disdukcapil,’’ ujarnya.

Pemohon tak hanya diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ruang pelayanan. Jika ada yang suhunya di atas 37,5 derajat Celsius, maka mereka akan diminta pulang. Hermawan memang tegas dalam upaya memberikan pelayanan agar tidak membahayakan masyarakat. “Kami ingin masyarakat tetap aman ketika mengurus dokumen kependudukan,” terangnya.

Tak hanya memberlakukan aturan itu kepada pemohon, Hermawan juga memberlakukannya kepada pegawai disdukcapil. Personel di pelayanan yang berinteraksi langsung dengan pemohon menggunakan alat pelindung diri (APD). Mulai masker, face shield, hingga hazmat. “Itu SOP pelayanan di tempat kami untuk meminimalkan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, pelayanan perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan juga akan dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP). Namun tetap dengan program Pak Tuwa dan antrean online. Sedangkan pelayanan di kecamatan akan dibuka pada zona hijau. Itu sesuai rekomendasi dari tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. ’’Kami juga mengimbau kepada yang mau mengurus dokumen kependudukan untuk memperhatikan protokol kesehatan,” tuturnya.

Rizki Anugrah Putri, salah seorang pemohon, mengaku sangat terbantu dengan adanya program yang dikeluarkan oleh disdukcapil ini. Dengan adanya daftar antrean secara online tersebut, dirinya tak perlu antre lama-lama karena sudah ada jam pelayanannya. Apalagi disdukcapil juga menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Dengan begitu, tidak khawatir tertular Covid-19 saat mengajukan permohonan. ‘’Sangat terbantu dan tetap merasa aman,’’ ujarnya. (ebo/bel/c1/odi/adv)

KLIK http://antrian-dispendukmagetan.com/

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button