Pacitan

Pelayanan 3.000 Pelanggan PDAM Terganggu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Hujan deras Selasa lalu (26/1) juga mengakibatkan banjir. Pompa instalasi pengolahan air PDAM di Maron, Dersono, Pringkuku, terendam. Sehingga, tidak bisa dioperasikan. ‘’Ada kerusakan. Kami perbaiki dulu, diganti pompa cadangan,’’ kata Direktur PDAM Pacitan Agus Suseno Rabu (27/1).

Sebenarnya, banjir di kawasan tersebut jarang terjadi. Sejauh ini baru dua kali. Yakni, dua hari lalu dan akhir 2017 silam. Pun, telah diantisipasi. Namun, tetap tidak mampu mencegah banjir imbas tingginya intensitas hujan dan luapan Sungai Maron. ‘’Alam sulit diprediksi. Beruntung, alat lain tidak rusak. Termasuk pipa juga aman dari longsor,’’ terangnya.

Agus mengungkapkan, banjir juga merendam instalasi pengolahan air di Kedung Banteng, Donorojo. Namun, tidak sampai masuk ke ruang mesin pompa penyedot. Sehingga, perbaikan tidak butuh waktu lama. ‘’Setelah dibersihkan langsung bisa dioperasikan,’’ ujarnya.

Akibat banjir di dua tempat tersebut, pelayanan 3.000 lebih pelanggan PDAM terganggu. Khususnya, di Kecamatan Donorojo, Punung, Pringkuku, dan Desa Sedeng, Pacitan. Pihaknya menargetkan Kamis hari ini (28/1) perbaikan dan pembersihan selesai. ‘’Sehingga pelayanan akan kembali normal,’’ tuturnya.

Kepala BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo menyebut, hujan intensitas sedang hingga lebat merata hampir di seluruh wilayah Pacitan Selasa lalu. Dampaknya, terjadi longsor di sejumlah titik. Hanya, mayoritas tak sampai mengganggu aktivitas dan pelayanan masyarakat. Bahkan, genangan di wilayah kota membuat sebagian jalur protokol penuh lumpur. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami lakukan pembersihan lumpur di jalur protokol dan asesmen korban terdampak bencana,’’ jelasnya. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button