Pacitan

Pelanggar Starting Grid Bermunculan

Sering Diabaikan karena Tak Bersanksi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Penerapan jaga jarak kendaraan di traffic light mulai banyak dilanggar. Tiga hari setelah sosialisasi, sejumlah pengendara kembali abai dengan tidak lagi berhenti di belakang garis markah putih seperti starting grid MotoGP itu.

‘’Aturannya, roda dua berhenti di depan (starting grid) sedangkan roda empat di belakangnya, tidak malah terbalik. Bahkan ada pengendara motor yang berteduh di bawah pohon,’’ kata Kasatlantas Polres Pacitan AKP Budi Setyono Senin (20/7).

Kendati demikian, dia mengaku belum ada sanksi yang mengatur pelanggaran starting grid. Adanya starting grid hanya untuk mendisiplinkan pengendara motor dalam menerapkan physical distancing ketika berada di traffic light. ‘’Tolong ikuti yang kita berikan. Bagaimanapun ini untuk kita semua, dan salah satu upaya mempersempit penyebaran korona,’’ tuturnya.

Budi berharap kesadaran masyarakat meningkat. Sehingga, tidak harus terus diingatkan. ‘’Kami sudah berikan contoh. Pada intinya pengendara motor wajib mematuhi markah jalan physical distancing,’’ tegasnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close