Madiun

Pelamar CPNS Pemkot Madiun Ditaksir Meningkat

Cek Formasi, Atur Strategi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keran CPNS Pemkot Madiun mencapai 164 formasi. Perinciannya, 67 tenaga pendidikan, 50 tenaga kesehatan, dan 47 tenaga teknis. Prediksi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun, pendaftar tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya mencapai 3.400 pendaftar. ‘’Jadwalnya melalui web pusat,’’ kata Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin.

Mengantisipasi adanya gangguan di server pusat, Haris mengingatkan pendaftar agar mengatur strategi. Biasanya web sulit diakses pada jam sibuk. Mulai pukul 09.00-17.00. Pun, kebanyakan pendaftar mulai mendaftar di waktu jelang akhir penutupan pendaftaran. ‘’Nah, ini perlu strategi khusus. Jangan sampai nanti terhambat saat proses upload berkas,’’ ujarnya.

BKD membuka pos pengaduan. Memfasilitasi pendaftar yang mengalami kesulitan dan hendak konsultasi. ‘’Kemarin itu sudah ada yang bertanya, lulusan SMA boleh mendaftar tidak? Kebetulan tidak ada di formasi,’’ terangnya.

Setelah pendaftaran ditutup 25 November mendatang, selanjutnya berkas yang telah di-upload peserta diverifikasi. Hasilnya diunggah kembali di laman pusat. ‘’Jika ada yang ingin mengajukan sanggahan, ada tahapannya,’’ tuturnya.

Peserta diberi waktu tiga hari untuk mengajukan sanggahan terhadap keputusan hasil seleksi melalui e-mail atau call center. Selanjutnya pansel diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab dan menindaklanjuti. ‘’Selanjutnya seleksi,’’ imbuh Haris.

Tahapan seleksi dimungkinkan baru dilaksanakan Februari 2020. Ada perbedaan nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD) dibanding tahun sebelumnya. Mengacu Permen PAN-RB Nomor 24/2019, nilai ambang batas ditetapkan lebih rendah. ‘’Nilai ambang batas tahun ini lebih rendah,’’ tegasnya.

Nilai ambang batas untuk tes karakteristik kepribadian (TKP) adalah 120. Untuk tes inteligensi umum (TIU) 80, dan tes wawasan kebangsaan (TWK) 65. Haris mengharapkan hal itu tidak diremehkan oleh pendaftar. ‘’Jadi, harus persiapan berlatih jauh hari agar bisa lolos. Jangan percaya oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang,’’ imbaunya. (kid/c1/fin) 

Pemohon SKCK Tembus Seratusan, Layanan Ditambah

SEJAK dibuka pendaftaran CPNS mulai Senin (11/11), pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) membeludak. Tembus seratusan orang sehari yang sebagian besarnya pemohon baru. ‘’Yang perpanjangan sebagian kecil saja,’’ kata Kasat Intelkam Polres Madiun Kota AKP Herlinarto Selasa (12/11).

Peningkatan siginifikan dari sebelumnya hanya 50 orang sehari ini mengharuskan kepolisian menambah layanan. Seratusan orang per hari itu dilayani di dua loket sekaligus. ‘’Biar antreannya tidak terlalu panjang,’’ ujar Herli.

Untuk mempercepat proses pelayanan, pihaknya memperpanjang jam operasional kerja. Dari biasanya mulai pukul 08.00-14.00, kini sampai pukul 16.00. Mereka yang sudah antre tetap akan dilayani sesuai nomor urut. ‘’Alat yang kami miliki terbatas. Hanya dua unit,’’ sebutnya.

Rivan Dewangga Saputra mengaku proses pengurusan SKCK tak serumit yang dibayangkan. Dia hanya perlu antre sekitar 10 menit untuk mendapatkan berkas yang diinginkan. ‘’Untuk daftar CPNS formasi tenaga teknis,’’ kata pemohon 29 tahun dari Jalan Salak itu.

Mualif Khairul Irvan, pemohon lainnya, hanya perlu menyiapkan berkas pendukung yang tidak sulit didapatkan. Misalnya, fotokopi KTP, KK, akta kelahiran, dan pasfoto. ‘’Untuk mendaftar formasi tenaga pendidik,’’ ujar warga Desa/Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, itu. (her/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close