Magetan

Pelaku Industri Kulit Butuh Perhatian, Kemenperin Bantu Alat Rp 900 Juta

MAGETAN, Radar Magetan – Unit Pelayanan Teknis (UPT) Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan mendapat ”hadiah” satu set alat untuk melembutkan kulit dan setting thermometer dari Kementerian Perindustrian. Peralatan tersebut total senilai Rp 900 juta. ‘’Karena industri kulit masuk prioritas rencana induk pengembangan industri nasional,’’ kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih Kamis (14/11).

Menurut Gati, sentra kulit Magetan menyuplai seluruh Indonesia. Produksi kulit Magetan terbesar dibandingkan daerah lain. Seperti Padang, Cibaduyut, dan Garut. Sehingga, pengembangan industri kulit tersebut mendapat perhatian khusus. Itu diwujudkan dengan fasilitasi mesin dan peralatan untuk mendukung para pelaku IKM agar menghasilkan kulit yang lebih bagus. ‘’Tahun ini bisa kami fasilitasi,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jatim Drajat Irawan menjelaskan, bantuan peralatan tersebut dapat membuat proses pelembutan kulit terpangkas. Semula, penyamak butuh waktu hingga empat jam untuk melembutkan enam kuintal menggunakan drum kayu konvensional. Dengan alat automatically drum itu hanya butuh waktu dua jam. ‘’Bisa hemat waktu sampai dua jam,’’ katanya.

Dengan perbaikan proses kering kulit itu, diharapkan bisa meningkatkan produksi dan kualitasnya. Sebab, produk kulit jadi lima besar komoditas ekspor unggulan. Pada 2018 lalu, ekspor kulit Jatim mencapai 429,8 juta US Dollar. Lembaran-lembaran kulit dikirim ke berbagai negara. Mulai Singapura, Taiwan, Vietnam, Tiongkok, hingga India.

Pasokan untuk pengusaha di Jatim sebagian besar juga disuplai dari penyamak Magetan. Sehingga, keberadaan mereka sudah semestinya diperhatikan. Sebab, mereka keberatan jika harus merogoh kocek untuk membeli semua alat tersebut. Karena itu, pihaknya mengusulkan ke  Kemenperin. ‘’Dukungan alat ini untuk meningkatkan kualitas produk kulit,’’ ujarnya.

Drajat juga menyebut industri kulit menjadi bagian penting bagi Kabupaten Magetan. Produksi kulit menyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) di Magetan secara signifikan. Tak kalah penting, keberadaan IKM di lingkungan industri kulit (LIK) menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya. ‘’Kulit ini sangat penting. Jadi, harus mendapat dukungan,’’ tegasnya. (bel/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button