NgawiPendidikan

Pelaksanaan MPLS Online di Ngawi Terkendala Sarana hingga Sinyal Buruk

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kebijakan pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) via online membuat sejumlah lembaga pendidikan sempat kelabakan. Mulai soal pembuatan video hingga koordinasi dengan siswa baru yang tidak memiliki smartphone.

‘’Akhirnya yang tidak punya HP (handphone, Red) kami minta datang ke sekolah untuk diberi pengarahan. Tapi, dengan menerapkan protokol seperti memakai masker dan menjaga jarak,’’ kata Ketua MPLS SMPN 1 Kwadungan Eriyanto Senin (13/7).

Eriyanto memaklumi jika sebagian anak didiknya tidak memiliki smartphone lantaran faktor ekonomi. Ada pula yang sejatinya punya, namun tidak dapat digunakan untuk pembelajaran daring. ‘’Mereka hanya wajib menyetorkan nomor HP. Boleh nomor milik saudaranya kalau memang tidak punya,’’ ujarnya.

Beberapa siswa lainnya terkendala sinyal buruk di sekitar tempat tinggalnya. Untuk kasus seperti itu, biasanya pihaknya menyarankan agar mengganti dengan kartu provider lain. ‘’Atau mencari tempat yang memungkinkan sinyal tertangkap dengan baik,’’ tuturnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close