Ponorogo

Pelajar Mbeling Malah Cangkrukan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Masih ada saja pelajar mbeling. Terhitung mulai Senin (16/3) semua jenjang pendidikan di Ponorogo diliburkan demi mencegah penularan korona. Tidak sepenuhnya libur, melainkan belajar di rumah. Faktanya, masih ada di antaranya yang nongkrong di warung. ‘’Hari ini masih imbauan, kami sosialisasikan untuk belajar di rumah,’’ kata Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Ponorogo Hendra Asmara Putra.

Selasa (17/3) petugas satuan polisi pamong praja (satpol PP) memang dikerahkan untuk menyisir tempat-tempat yang biasa ditongkrongi para pelajar bandel. Aparat penegak perda itu bergerak mulai pukul 09.00. Mereka menyambangi beberapa tempat seperti kawasan Stadion Batoro Katong, Taman Kelono Sewandono, hingga seputar pusat perbelanjaan.

Ada beberapa pelajar berseragam kedapatan cangkrukan. Mengaku kelas XII dan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sehingga, masuk sekolah. ‘’Tapi yang kelas X dan kelas XI seharusnya belajar di rumah,’’ ujarnya sembari menambahkan masih memberi toleransi.

Namun, mulai hari Rabu (18/3) pihaknya akan bersikap tegas. Jika mendapati pelajar nongkrong di tempat-tempat umum, mereka akan diciduk dan digelandang ke kantor. ‘’Karena tidak menutup kemungkinan anak-anak itu berkeliaran, kami akan melakukan pengawasan,’’ tutur Hendra seraya berjanji akan intens merazia berbagai tempat tersebut.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Korona Ponorogo Agus Pramono menambahkan, untuk menjamin kebijakan meliburkan seluruh jenjang sekolah berjalan dengan baik, pihaknya mengerahkan petugas satpol PP melakukan pengawasan setiap hari. ‘’Kami tugaskan memantau tempat-tempat keramaian. Kalau ada anak usia sekolah berkeliaran, mereka akan diamankan dan dikembalikan ke orang tua,’’ tegasnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button