Advertorial

Pelajar Agen Antikorupsi

‘’Pendidikan antikorupsi akan menciptakan anak-anak yang kritis dan berintegritas.’’ Ferry Sudarsono, Ketua DPRD Kabupaten Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bila mahasiswa disebut agen perubahan, maka pelajar bisa menjadi agen antikorupsi. Ketua DPRD Kabupaten Madiun Ferry Sudarsono menilai pendidikan antirasuah kepada siswa harus diperkuat. ‘’Berikhtiar mewujudkan Indonesia bebas korupsi sejak dini,’’ katanya.

Ferry menyebut, tindakan nyata siswa sebagai agen antikorupsi ada di sekolahnya masing-masing. Jika menemukan indikasi penyelewengan, jangan takut melaporkannya. Tindakan tersebut bentuk pengawasan terhadap transparansi sekolah. ‘’Pendidikan antikorupsi akan menciptakan anak-anak yang kritis dan berintegritas,’’ ujarnya.

Penanaman pendidikan antikorupsi menjadikan siswa lebih paham terhadap praktik rasuah. Jiwa antikorupsi yang terbentuk bakal menjadi benteng kuat. Ketika kelak dewasa, anak berani untuk tidak melakukan perbuatan korupsi. ‘’Karena anak-anak ini calon pemimpin bangsa. Ada yang akan menjadi ASN (aparatur sipil negara) atau pengusaha,’’ ungkapnya.

Ferry menyampaikan, nilai integritas antirasuah bukan hanya dibebankan ke pendidik. Melainkan juga orang tua dan warga di lingkungan tempat tinggal anak. ‘’Terapkan di rumah dan di sekolah seperti kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab, dan kepedulian,’’ urai politikus PDI Perjuangan tersebut.

Sementara, sekolah bisa mengadopsi program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga itu menerapkan literasi untuk membentuk generasi muda antikorupsi. Nah, sekolah bisa menambah literatur di perpustakaannya. ‘’Sediakan lebih banyak buku yang memuat pesan moral dan nilai integritas antikorupsi disesuaikan perkembangan anak-anak usia dini,’’ tutur Ferry. (den/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button