Madiun

Pekerja Senin Diperbolehkan Gelar Kegiatan asal Patuhi Protokol Kesehatan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemkab, DPRD, dan aparat kepolisian bermufakat memberikan lampu hijau kepada para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Madiun. Pekerja bisnis hiburan itu diperbolehkan kembali menggelar kegiatan pada masa transisi normal baru.

Kesepakatan itu tercetus dalam rapat dengar pendapat (RDP) di kantor dewan Senin (22/6). Hearing itu dihadiri perwakilan seniman; dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud); dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora); serta Sat Intelkam Polres Madiun.

Kabid Kebudayaan Dikbud Kabupaten Madiun Bariyanto menerangkan, syarat dan ketentuan berlaku bila pekerja seni dan budaya ingin kembali bekerja. Penekanannya pada protokol kesehatan mengantisipasi penularan korona. Sebab, tidak dimungkiri kegiatannya menimbulkan keramaian. Pihaknya segera menyusun standard operating procedure (SOP) tentang penyelenggaraan kegiatan masyarakat. ‘’Taati protokol kesehatan, setelah itu baru mengurus izin kegiatan dari pihak kepolisian,’’ terangnya.

Kepala Disparpora Kabupaten Madiun Anang Sulistyo menegaskan, normal baru bukan berarti bebas beraktivitas. Melainkan harus menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang dilakukan saat ada pandemi. ‘’Mengenai hajatan masyarakat harus ada rekomendasi dari dikbud, dinas kesehatan, dan selanjutnya polres menerbitkan izin,’’ bebernya.

Sementara itu, KBO Sat Intelkam Polres Madiun Iptu Dadang Arief Purwanto menyebut landasan hukum new normal. Yakni, STR/583/VI/2020/Dit Intelkam yang dikeluarkan Polda Jawa Timur 17 Juni. Berdasar surat itu, izin keramaian perlu ada rekomendasi dan berita acara dari instansi terkait. ‘’Izin akan dilayani asalkan sesuai SOP yang berlaku. Kapasitasnya tidak boleh overload,’’ paparnya.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun Ferry Sudarsono mengamini kesepakatan antara pekerja seni, pemkab, dan pihak kepolisian. Hearing menindaklanjuti keluhan Forum Pelaku Seni dan Budaya Kabupaten Madiun, Retno Dumilah, pekan lalu. Yakni, pemasukan hilang akibat larangan menggelar kegiatan yang mengundang kerumunan. ‘’Dewan akan mengawal hasil hearing ini,’’ ujarnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close