Ngawi

Pekerja Seni di Ngawi Wadul Dewan, Minta Kelonggaran Acara Budaya

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro mulai menuai protes. Kalangan pekerja seni mengeluhkan kebijakan tersebut lantaran keran penghasilan mereka macet total.

‘’Menjaga kesehatan dan pencegahan Covid-19 itu memang penting, tapi perekonomian masyarakat juga harus diperhatikan,’’ kata Ahmad Widayanto, ketua Paguyuban Seni Guyub Rukun, saat audiensi bersama sejumlah anggota dewan di gedung DPRD Ngawi, Senin (22/2).
Ahmad menegaskan bahwa komunitasnya tidak meminta diberi bantuan. Melainkan pihaknya hanya ingin acara budaya di masyarakat diperlonggar.

Titis Intan Tiyas Worowati, salah seorang pekerja seni lainnya, berharap pemkab secara bertahap memberi peluang kepada masyarakat untuk menggelar acara budaya. ‘’Tentu kami akan mematuhi protokol kesehatan yang disyaratkan. Setidaknya agar kami tetap bisa tanggapan, walaupun hanya seminggu sekali,’’ ujarnya. (mg3/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close