Madiun

Pedagang PBM Sambat Sepi Pembeli, Berharap Relaksasi Sewa Kios

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Para pedagang Pasar Besar Madiun (PBM) ogah dicap mokong membayar sewa kios dan los yang mereka tempati. Nyaris serempak mereka menunggak lantaran pendapatan terus merosot. Apalagi, disusul pandemi Covid-19, sehingga sempat tutup.

Menurut Indah, salah seorang pedagang konveksi, daya beli masyarakat saat ini menurun drastis. Baru belakangan ini pengunjung PBM mulai berangsur ramai. Meski sebatas singgah ke kawasan lantai dua PBM. ‘’Dulu jam tujuh pagi sudah ramai. Sekarang, sampai siang sepi banget. Bahkan, saya sempat tutup beberapa hari lalu,’’ katanya Selasa (20/4).

Dia tak menampik punya tunggakan sewa kios sekitar tiga tahun. Namun, itu bukan kesengajaan tidak mau membayar. Hanya, kondisi keuangan saat ini tengah pasang surut. Apalagi, untuk penjualan pakaian yang notabene bukan kebutuhan vital. Perempuan 40 tahun itu menyebut sangat butuh relaksasi pembayaran sewa. ‘’Harusnya memang bayar setiap tahun. Tapi, karena nggak ada uang buat bayar, ya bagaimana lagi?’’ keluhnya. (mg2/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button