Pacitan

Pedagang Pasar Arjosari Harus Bikin Bedak Dulu

Bangunan Rampung, Boyongan Durung

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Musim penghujan tiba. Para pedagang Pasar Arjosari harus berbecek ria di penampungan sementara. Setidaknya hingga awal tahun mendatang. Sebab, meski revitalisasi tempat berdagang mereka rampung, namun belum bisa ditempati. ‘’Rencananya akan disiapkan bedak-bedak-nya, kami lakukan penataan dulu,’’ kata Kabid Pasar Daerah Dinas Perdagangan Pacitan Aries Setyadi Rabu (18/12).

Menurut Aries, secara umum revitalisasi Pasar Arjosari sudah rampung. Pun telah P-1 sejak Selasa lalu (17/12). Kios dan los pun sudah dibagi kepada para pedagang beberapa waktu lalu. Namun, mereka belum bisa langsung boyongan. Pasalnya, para pedagang los harus membuat bedak mereka masing-masing. ‘’Tetap kami pindah bersama-sama, gak bisa setengah-setengah. Jadi, harus nunggu selesai pembuatan bedak dulu,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, zonasi pedagang juga bakal dilakukan. Yakni, pengelompokan jenis dagangan. Tujuannya, mempermudah pengunjung mencari barang yang diinginkan. Pun agar kondisi pasar elok dipandang. ‘’Sesuai kesepakatan, sudah ditata dan dibagi kiosnya untuk tempat pedagang,’’ ungkap Aries.

Setelah revitalisasi, daya tampung pedagang di Pasar Arjosari meningkat. Sebelumnya menampung sekitar 360 pedagang. Kini naik signifikan jadi 450 pedagang. Para pedagang yang sebelumnya di luar kios dan los pasar bakal diboyong masuk. ‘’Kalau untuk tempat pedagang memang masih kurang,’’ jelasnya.

Aries menambahkan, meski pasar sudah dibangun baru, namun tak ada perubahan tarif retribusi. Tarif kios depan Rp 2 juta setahun. Sementara kios belakang separonya. Untuk los ber-bedak Rp 650 ribu, tanpa bedak Rp 300 ribu setahun. Itu sesuai Perda 10/ 2016. ‘’Acuannya perda, jadi selama perda tidak berubah, tarif sewa masih sama dengan sebelumnya,’’ paparnya.

Dia berharap, pembangunan bedak oleh pedagang cepat dirampungkan. Sehingga, boyongan dapat dilakukan segera. ‘’Pembangunan bedak nonpermanen itu dilakukan swadaya pedagang. Karena anggaran kami terbatas,’’ ungkapnya sembari menyebut pedagang berencana menggelar syukuran sebelum pindah dari tempat penampungan sementara. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button