Madiun

Pedagang Monumen Kresek Keluhkan Model Kios Baru

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sejumlah pedagang di kompleks Monumen Kresek dirundung kekhawatiran. Mereka waswas menempati kios dengan model kelewat terbuka. Meski bersyukur bisa buka lapak di kios baru, mereka mengharapkan jaminan keamanan. ‘’Tidak berani meninggalkan barang-barang mahal di sini,’’ kata Ida Yuniarti, salah seorang pedagang, Selasa (16/3).

Sejak akhir Desember lalu, sekitar 20 pedagang setempat boyongan ke lokasi baru sesuai jumlah kios yang disediakan Pemkab Madiun. Ida senang dengan lokasi anyar yang lebih tertata rapi dan indah. Harapannya, membuat nyaman pembeli. ‘’Bagus sebenarnya, tapi terlalu terbuka. Tidak aman untuk meninggalkan barang,’’ ujar perempuan 42 tahun warga Desa Kresek, Wungu, itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun Anang Sulistijono tidak menampik soal model kios yang kelewat terbuka itu. Pihaknya sudah menyosialisasikan standard operating procedure (SOP). Soal keamanan juga tengah diupayakan. ‘’Sudah ada rencana menutup tahun ini, tapi menunggu anggaran. Masih di-refocusing untuk penanganan Covid-19,’’ katanya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button