Magetan

Pedagang Diminta Patungan, Perbaikan Kios Rusak Tak Ditanggung Pemkab

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Berulang kali ditegaskan, problem yang dialami pedagang kayu di Pasar Sayur tidak tersolusikan. Kekecewaan pedagang bukan lantaran kios bakal tergusur terdampak pembangunan jalan tembus. Melainkan tempat baru yang bakal ditempati belum siap.

Sejak disapu angin ribut tahun lalu, tempat jualan itu rusak parah. Angin kencang merusak 13 kios kecil di los selatan dan atap sebelah utara. Semua atap tersingkap diterbangkan angin. Bahkan, satu tiang kuda–kuda kios sampai terbalik. Sebagian sampai terlepas. ‘’Belum bisa ditempati. Sampai sekarang tidak diperbaiki,’’ keluh Pariyem, seorang pedagang.

Sebelum rusak, sedianya para pedagang itu sudah diimbau segera pindah. Tempat jualan lama tergusur pembangunan jalan tembus. Namun, bencana itu menunda rencana pindahan. Perbaikan yang sampai kini masih terus berjalan hanya difokuskan kios besar. Tidak menyentuh kios kecil. Sementara los yang diperuntukkan 34 pedagang itu sejatinya hanya bisa menampung 21 pedagang. ‘’Sekarang mau bagaimana lagi,’’ ucapnya.

Kabarnya, pemkab tidak menanggung perbaikan sisa kios tersebut. Pariyem keberatan jika perbaikan kios ditanggung swadaya antar pedagang. Terlebih, kerusakannya disebabkan bencana alam. ‘’Ya bagaimana upayanya. Seharusnya bukan tanggung jawab kami sepenuhnya,’’ tutur Pariyem.

Kasi Sarpras Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Darmaji mengaku sudah mengusahakan untuk mencarikan dana perbaikan. Namun, yang disetujui hanyalah penambahan bangunan kios di sebelah selatan kios lama yang kini tengah dibangun. Melihat kerusakan hanya bagian atapnya, dia meminta pedagang patungan. ‘’Mau tak mau begitu. Kami akan diskusikan dengan pedagang,’’ katanya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close