Pacitan

Pedagang di Pacitan Sambat Perpanjangan PPKM

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kian membuat masyarakat meratap. Sejak berskala darurat hingga perpanjangan mikro sekarang ini imbasnya terasa sekali. ‘’Pasokan tersendat, daya beli turun. Kebijakan ini sungguh memberatkan kami,’’ keluh Siti Muhayati, pedagang di Pasar Arjowinangun, Minggu (25/7).

Dua puluh hari terakhir, omzet turun hingga separo. Sementara harga jual komoditas pasar melambung tinggi. Sekilo cabai rawit semula Rp 25 ribu sekarang Rp 58 ribu, bawang putih dari Rp 18 ribu menjadi Rp 22 ribu, minyak goreng Rp 12 ribu kini per liternya Rp 15 ribu. Harga ayam dan telur juga naik. ‘’Hanya gula pasir yang harganya stabil. Sekilo tetap sebelas ribu,’’ sebutnya.

Pedagang kaki lima (PKL) di alun-alun Pacitan tak kalah ngenesnya. Mereka sambat PPKM diperpanjang untuk kali kesekian. Sejak dua pekan lalu, pendapatan harian susut begitu banyak. ‘’Biasanya sehari dapat Rp 500 ribu, sekarang Rp 50 ribu aja sulit,’’ kata Sri Utami, PKL di tepi Jalan Ahmad Yani. (gen/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button