Madiun

PDP Josenan Meninggal Dunia

Riwayat Bepergian dari Jogja, Isolasi Sepekan di RSUD Soedono

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kelurahan Josenan, Taman, Kota Madiun, meninggal dunia Rabu (29/4). Usai mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr Soedono, Madiun, jenazahnya dimakamkan di TPU Josenan.

Wali Kota Madiun Maidi menerangkan, almarhum memiliki riwayat bepergian dari Jogjakarta. Prosesi pemakaman dilaksanakan dengan protokol ketat. Jenazah dimasukkan dalam peti dan seluruh petugas yang memakamkan mengenakan alat pelindung diri (APD). Tidak diperkenankan adanya iringan pengantar dari keluarga. ‘’Alhamdulillah pemakaman berjalan lancar. Terima kasih warga Josenan yang telah menerima jenazah dengan tangan terbuka,’’ ucap Maidi.

Sejatinya, Pemkot Madiun menyiapkan tempat pemakaman khusus bagi warga suspect maupun positif Covid-19. Lokasinya di Pemakaman Pace Keras, Jalan Serayu, Pandean, Taman. Lantaran warga Josenan memberikan izin, PDP tersebut dimakamkan di TPU setempat. ‘’Masyarakat paham ada warganya sedang berduka. Jadi tak ingin menambah beban kesedihan keluarga yang ditinggalkan. Saya sangat salut kepada masyarakat Kota Madiun,’’ tuturnya.

Hasil rapid test dari PDP itu reaktif. Untuk mengetahui kepastian hasil medisnya, masih menanti hasil swab test atau metode polymerase chain reaction (PCR). PDP itu juga memiliki penyakit penyerta yang cukup akut. ‘’Kami turut berbelasungkawa,’’ ucap Maidi.

Maidi meminta sekitar tempat tinggal PDP disterilkan.  Mengantisipasi jika nantinya hasil swab test dinyatakan positif. Pihaknya juga meminta tim medis melakukan cek kesehatan terhadap keluarga. Sekaligus meningkatkan tracing (pelacakan) terhadap orang-orang yang kontak dengan bersangkutan. ‘’Sekitar tempat tinggal PDP dipantau dan disemprot disinfektan,’’ ujarnya.

Maidi mengimbau warga tetap mempertahankan kondisi yang sudah baik di kota setempat. Warga diminta meningkatkan standard operating procedure (SOP) yang selama ini telah dijalankan dengan disiplin. Maidi juga mengapresiasi warga yang patuh terhadap anjuran pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19. ‘’Kita masih waspada, jangan sampai terlena. Masyarakat harus lebih berhati-hati,’’ pintanya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close