Laka LantasNgawi

PCX Hantam Pikap, Pelajar Tewas

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Di tengah imbauan tetap di rumah demi mencegah penyebaran Covid-19, seorang pelajar meregang nyawa di Jalan Raya Caruban-Ngawi masuk Desa Sawo, Karangjati, Minggu (26/4). Itu terjadi setelah sepeda motor yang dikendarai korban dihantam pikap dari arah berlawanan.

Insiden bermula saat Gufron Mahbubi Fauzan, warga Desa Sawo, Karangjati, melaju dari utara dengan motor Honda PCX nopol AD 3043 JD. Kala itu, remaja 16 tahun tersebut membonceng Rohmatul Nur Aziz rekannya. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), dari arah berlawanan ada Mitsubishi pikap T120 SS nopol AE 8944 FE yang dikemudikan Pajar Toyib, 48, warga Desa Plumpungrejo, Wonoasri, Kabupaten Madiun.

Entah kenapa laju pikap itu tiba-tiba oleng ke kanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindarkan. ‘’Dugaan sementara pengemudi mobil dalam kondisi mengantuk sehingga jalannya oleng,‘’ kata Kanit Laka Lantas Polres Ngawi Ipda Sulanjar Tri Setiawan.

Sejatinya, sopir pikap sudah berupaya melakukan pengereman. Itu terlihat dari goresan bekas ban di aspal sekitar TKP. Namun, karena mobil melaju dalam kecepatan tinggi, benturan dengan motor tak terhindarkan. ‘’Sepeda motor dihantam dari depan hingga pengendaranya terpental,’’ ungkapnya.

Kerasnya benturan membuat pikap bermuatan bawang merah terguling. Sementara, pengendara motor tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Aziz yang dibonceng mengalami pendarahan di bagian kepala dan tidak sadarkan diri. ‘’Sopir pikap menderita memar di kepala akibat benturan setelah mobil terguling,’’ bebernya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close