Advertorial

Pastikan Vaksin Sinovac Aman

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Rabu Pon kemarin (27/1) menjadi hari bersejarah bagi dunia kesehatan Ngawi. Yakni, dimulainya vaksinasi masal untuk menekan persebaran Covid-19. Sebanyak sembilan pejabat VVIP mendapatkan suntikan vaksin Sinovac pertama. Yakni, wabup, dandim, kapolres, danyon, ketua pengadilan negeri, kepala kejari, cawabup terpilih, serta ketua dan wakil ketua TP PKK setempat.
Rencana semula ada 10 pejabat VVIP yang mendapat suntikan vaksin yang dilakukan di Pendapa Wedya Graha itu. Namun, Kepala Pelaksana BPBD Ngawi Prila Yuda Putra gagal lolos tahap pemeriksaan karena tensi darah sedang naik.

Sementara, Bupati Budi ‘Kanang” Sulistyono tidak masuk list lantaran faktor usia. Meski dirinya tidak lolos kriteria penerima vaksin, Kanang berharap pencanangan vaksinasi pada sembilan pejabat VVIP itu bisa meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Sinovac aman. ‘’Vaksin ini telah melalui tahapan uji klinis yang ketat,’’ tegas Kanang.

Di sisi lain, Kanang berencana mengambil langkah donor plasma konvalesen untuk memicu pembentukan antibodi korona. Pasalnya, plasma tersebut didonorkan oleh penyintas Covid-19 yang sembuh dan antibodinya telah terbentuk. ‘’Tentunya dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini akan dapat menjadi harapan baru penanganan korona,’’ ujarnya.

Kanang menuturkan, proses vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari tenaga kesehatan, kemudian aparat TNI dan Polri. Baru setelah itu masyarakat umum yang berisiko tinggi karena biasa beraktivitas di kerumunan seperti pedagang pasar. ‘’Para tenaga pendidikan juga akan divaksin agar bisa segera bisa melakukan pembelajaran tatap muka,’’ ungkapnya.

Dia menambahkan, penerima vaksin memiliki beberapa kriteria. Yakni, berusia 18-59 tahun, tidak sedang hamil dan menyusui, serta tidak dalam kondisi sakit atau memiliki penyakit bawaan. (mg3/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button