Magetan

Pasokan Oksigen dari Samator Tersendat

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Lonjakan pasien Covid-19 membuat kebutuhan tabung oksigen di RSUD dr Sayidiman meningkat. Celakanya, kelangkaan di sejumlah daerah turut berimbas pada keterlambatan pasokan gas penyambung nyawa bagi para pasien di rumah sakit pelat merah tersebut. ‘’Selama pandemi, pasokan kadang terlambat,’’ kata Kabid Penunjang RSUD dr Sayidiman Emy Indriaswati, Selasa (13/7).

RSUD normalnya membutuhkan seratus tabung oksigen seukuran enam meter kubik per hari. Di RSUD tersedia 150 tabung yang sebagian di antaranya telah digunakan di ruang perawatan pasien. RSUD juga memiliki tangki oksigen likuid (cair) berukuran empat ribu liter. Pemasok isinya dari PT Samator.

Dalam kondisi normal, PT Samator memasok oksigen cair satu hingga dua kali dalam sepekan. Belakangan, seiring lonjakan permintaan oksigen di berbagai daerah, pasokan pun menjadi tersendat. ‘’Biasanya segera dipasok ketika kapasitas kami tinggal 30 persen. Tapi, karena permintaan meningkat, pasokan kadang tersendat,’’ terang Emy.

Mau tidak mau, RSUD melobi banyak pihak untuk berburu pasokan oksigen. Beruntung, upaya lobi itu mulai membuahkan hasil. Pada 11 Juli lalu, RSUD mendapatkan bantuan dua ribu liter oksigen cair program corporate social responsibility (CSR) dari PT Petrokimia Gresik. ‘’Menjaga ketersediaan stok oksigen, baik cair maupun sudah dalam tabung, sangat penting untuk menunjang perawatan pasien di RSUD,’’ tandasnya. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button