Ponorogo

Pasien Positif Sembuh Tambah Empat Orang

Study from Home sampai 14 Juni

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Masa belajar dari rumah siswa SMA dan SMK diperpanjang sampai 14 Juni mendatang. Jika tidak ada aral melintang, seluruh siswa di bawah naungan Dinas Pendidikan Jatim itu akan masuk sekolah lagi 15 Juni. ‘’Melihat perkembangan situasi seluruh daerah di Jatim,’’ kata Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Ponorogo Eko Budi Santoso Senin (1/6).

Awalnya, siswa dijadwalkan masuk sekolah lagi 2 Juni atau hari ini. Namun, Pemprov Jatim memutuskan perpanjangan masa study from home. Eko menyebut, wacana ini sudah mengemuka sejak akhir Mei lalu. Kala Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menggelar rapat dengan seluruh kepala cabdindik. ‘’Saat ini, sudah diputuskan masuk 15 Juni,’’ sebutnya.

Salah satu acuannya, kata Eko, kondisi pandemi Covid-19 di berbagai daerah. Pun sejumlah daerah di Jatim seperti Surabaya dan Malang hingga kini masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Demi menjaga kesehatan siswa dan memutus mata rantai penularan virus korona, keputusan tersebut diambil pemprov.

Saat siswa mulai masuk, protokol pencegahan Covid-19 wajib diberlakukan. Setiap lembaga sekolah wajib menerapkan physical distancing alias jaga jarak dalam kegiatan belajar-mengajar (KBM). Juga wajib mengenakan masker dan rutin cuci tangan.

Kemungkinan akan ada masa orientasi new normal alias kenormalan baru di sekolah-sekolah. ‘’Tapi, apakah akan menerapkan new normal, atau justru masa belajar dari rumah akan diperpanjang lagi, kami belum dapat memastikan. Keputusannya di pemprov,’’ ujar Eko.

Sementara itu, terhitung Senin sore, pasien Covid-19 di Ponorogo yang sembuh bertambah empat orang. Mereka adalah pasien 19 (pegawai Bank Jatim), serta tiga orang dari klaster Temboro (pasien 20, pasien 15, dan pasien 21). Sehingga, dari total 31 kasus positif, 17 orang masih menjalani perawatan. ‘’Alhamdulillah, setelah dua kali uji swab, empat pasien negatif,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Ipong minta doa masyarakat agar 17 pasien dapat segera sembuh. Menyongsong new normal yang uji cobanya dimulai hari ini, dia minta masyarakat mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Di tempat-tempat percontohan, para pelaku usaha dan instansi diimbau tertib mengatur jarak, menyediakan fasilitas cuci tangan, dan mewajibkan penggunaan masker. ‘’Kita harus semakin disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19,’’ ajaknya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close