Pacitan

Pasien Positif Covid-19 di Pacitan Bertambah, Pak In Minta Maaf

Lagi, PDP Lansia Meninggal Dunia

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pasien covid confirm di Pacitan bertambah. Dua pasien baru dinyatakan positif tertular virus korona berdasarkan hasil uji swab dari Balitbangkes Kemenkes. Keduanya diketahui kontak erat dengan pasien positif pertama. Satu di antaranya orang tanpa gejala (OTG). ‘’Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) jadi positif,’’ kata Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Indartato Selasa petang (28/4).

Pak In, sapaan akrab Indartato, mengungkapkan bahwa kedua pasien tersebut warga Kecamatan Pacitan. Ditengarai tertular pasien positif pertama. Saat ini diisolasi di RSUD dr Darsono. Sehingga, jumlah covid confirm di Pacitan jadi empat pasien. ‘’Saya menyampaikan permohonan maaf, ternyata Covid-19 di Pacitan masih berkembang terus,’’ ucap bupati Pacitan itu.

Dia memastikan, saat ini fasilitas di RSUD Pacitan mencukupi. Terdapat enam ruang isolasi siap pakai. Selain diisi pasien positif, juga ditempati PDP. Jika terjadi tambahan pasien, pihaknya bakal mengalokasikan tujuh kamar untuk diubah jadi ruang isolasi. ‘’Jadi, total ada 13 kamar yang bisa digunakan,’’ paparnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto menambahkan, ada satu PDP asal Pacitan meninggal dunia. Warga berjenis kelamin perempuan asal Kecamatan Pacitan itu mengembuskan napas terakhir di salah satu rumah sakit di Jogjakarta. ‘’Sekitar pukul 23.00 kami mendapat informasi tersebut dan langsung dilakukan penanganan sesuai protokol korona,’’ jelasnya.

Rahmad menerangkan, lansia 68 tahun itu memiliki riwayat kanker getah bening. Lantaran menunjukkan gejala covid, petugas memutuskan melakukan penanganan pencegahan. Hanya, dia belum mengetahui pasien tersebut sudah diuji swab atau belum. Meski begitu, pemakaman tetap sesuai protokol pemulasaraan jenazah korona. ‘’Dimakamkan subuh tadi (kemarin, Red) di Pacitan,’’ ungkap kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan itu.

Masuknya PDP tersebut membuat jumlah warga yang dipantau kembali bertambah. Setelah berkurang satu pasien akibat positif korona, saat ini jumlah PDP kembali 11 orang. Beberapa di antaranya masih menunggu hasil tes swab yang dikirim ke Surabaya. ‘’Ada sekitar lima swab yang masih kita tunggu hasilnya,’’ pungkas Rahmad. (gen/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close