Ponorogo

Pasien Isolasi di Tempat Parkir

Sehari Rata-Rata Tambah 27 Kasus Aktif Covid-19

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kabar buruk. Lonjakan kasus aktif Covid-19 terjadi di Ponorogo sejak awal Juli lalu. Sehari rata-rata ada tambahan 27 kasus aktif. Kendati dalam satu hari juga terdapat 17 pasien yang sembuh, coronavirus tetap menerkam nyawa empat orang per hari.

‘’Hasil tracing dan testing antigen akhir-akhir ini membuat angka kasus aktif mengalami kenaikan. Masyarakat secara mandiri mendatangi RSUD dr Harjono, sehingga untuk sementara menjalani isolasi di tenda darurat menunggu hasil tes PCR (polymerase chain reaction, Red) keluar,’’ kata Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono.

Sekda tak menampik tenda yang digunakan sebagai ruang darurat itu overload. Bahkan, sebagian pasien terpaksa menjalani isolasi di tempat parkir depan RSUD dr Harjono. Tempat parkir di sebelah selatan tenda darurat itu diisi 10 ranjang. ‘’Padahal RSUD sudah memfungsikan ruang Tulip dengan kapasitas 14 pasien. Saat dibuka langsung penuh,’’ jelas Sekda yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu.

Agus Pram –sapaan Agus Pramono– kemarin belum dapat memastikan penambahan ruang isolasi baru. Pihaknya masih memberlakukan pulang-masuk pasien Covid-19 di ruang isolasi. Pasien yang sudah menjalani perawatan minimal 10 hari disilakan menjalani isolasi mandiri di rumah. ‘’Belum ada rencana penambahan ruang atau tenda darurat. Mengingat kami juga terkendala keterbatasan tenaga kesehatan berikut sarpras (sarana-prasarana, Red),’’ terangnya.

Sekda menyampaikan, RSUD dr Harjono bakal merekrut tenaga kesehatan (nakes). Sebanyak 50 nakes bakal dikontrak selama enam bulan. Perpanjangan kontrak menyesuaikan kebutuhan atau perkembangan pandemi Covid-19. ‘’SDM (sumber daya manusia, Red) nakes masih minim. Kami akan rekrut dalam waktu dekat untuk menghindari kejadian nakes burn-out (kelelahan, Red),’’ ungkapnya. (mg4/c1/hw)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button