Madiun

Pasca Lebaran, Penumpang Kereta Api Padati Stasiun Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Stasiun Madiun kembali ramai. Usai masa pembatasan transportasi, ratusan calon penumpang antre memadati ruang tunggu. Petugas GeNose C-19 disibukkan dengan calon penumpang yang menjalani tes cepat sebagai syarat perjalanan dengan moda kereta api (KA).

Manajer Humas Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko menyebutkan selama pembatasan transportasi, pelaku perjalanan mendesak dan nonmudik yang berangkat dari stasiun di wilayah Daop VII Madiun sebanyak 25.350 penumpang. Sementara penumpang datang 33.978 orang. Menurut Ixfan, jumlah itu turun hingga 69 persen dibanding masa pra larangan mudik. ‘’Untuk sekarang (18-24 Mei, Red) merupakan masa pengetatan. Jadi, kembali ke aturan sebelumnya,’’ ungkapnya.

Dari total itu, Ixfan mencatat 104 penumpang ditolak. Perinciannya, 90 penumpang tidak dapat menunjukkan syarat administrasi bepergian mendesak dan nonmudik. Seperti rekomendasi atau izin dari atasan maupun pejabat setingkat eselon II bagi ASN. Sementara 14 penumpang sisanya tidak dapat menunjukkan surat bebas Covid-19 yang masih berlaku. ‘’Protokol kesehatan tetap diterapkan. Kalau tidak, tidak boleh berangkat dan tiket dikembalikan,’’ paparnya.

Ixfan menambahkan, di masa pengetatan ini 14 KA jarak jauh beroperasi kembali melintasi wilayah kerja Daop VII Madiun. Yakni, KA Bima, Gajayana, Sritanjung, Kahuripan, Logawa, Ranggajati, Argo Wilis, KLB Pasundan, Wijayakusuma, Matarmaja, Gaya Baru Malam Selatan, Bangunkarta, Mutiara Timur, dan Kertanegara. ‘’Kami imbau para penumpang wajib menjalankan protokol kesehatan,’’ tegasnya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button