Madiun

Pasar Saradan Lockdown Sepekan

Satu Pedagang Positif, Empat Lainnya Reaktif

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Covid-19 silih berganti menumbangkan pusat perniagaan. Mulai akhir pekan lalu, giliran Pasar Saradan dikunci sementara (dikuntara) lantaran seorang pedagangnya terpapar virus korona. Hasil rapid test masal menunjukkan empat pedagang lain reaktif. ‘’Kami putuskan pasar dikuntara sepekan,’’ kata Kabid Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdakop UM) Raswiyanto kemarin (24/1).

Kuntara Pasar Saradan berlaku mulai Sabtu (23/1) hingga Jumat (29/1). Jumat lalu (22/1) puskesmas setempat diam-diam melakukan rapid test masal terhadap 46 pedagang di Pasar Saradan. Dari seluruh sampel, empat di antaranya menunjukkan dua garis tanda reaktif. ‘’Empat pedagang reaktif,’’ sebut Raswiyanto.

Salah seorang dari keempat pedagang merupakan warga Loceret, Nganjuk. Sementara tiga lainnya warga Saradan. Masing-masing dari Desa Saradan, Klumutan, dan Sugihwaras. Ketiga pedagang diminta isolasi mandiri. ‘’Sebelum rapid test masal, memang ada satu pedagang terkonfirmasi positif. Dia juga menderita sakit jantung, paru-paru, dan diabetes,’’ terangnya.

Pasar Saradan bukan yang pertama dikuntara. Sebelumnya, Pasar Sambirejo, Pasar Nglames, dan Pasar Dungus sudah lebih dulu dikuntara lantaran terdapat pedagang yang terkonfirmasi positif. Kuntara juga diiringi dengan disinfeksi untuk semakin menekan potensi persebaran virus. ‘’Keputusan ini diambil sudah atas rekomendasi Satgas Covid-19,’’ pungkasnya. (den/c1/naz)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button