Ponorogo

Pasar Relokasi Saingi Pasar Legi Baru Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ada yang tertinggal di pasar relokasi. Pedagang grosir dan pengepul masih bertahan menempati bekas lahan RSUD dr Harjono di Jalan dr Cipto Mangunkusumo Ponorogo itu. Pedagang obrok (sayur keliling) juga masih mengulak dagangan dari pengepul di pasar relokasi. Aktivitas jual beli berlangsung mulai petang hingga pagi.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mencermati potensi perdagangan berskala besar di pasar relokasi. Dalam sehari tercatat 120 hingga 150 mobil angkutan barang bermuatan beragam komoditas pertanian bongkar muat di lokasi itu. ‘’Kita juga punya varian hasil bumi yang beragam, termasuk buah-buahan dan sayuran,’’ kata Sugiri, Kamis (14/10).

Namun, perlu pengaturan jam berjualan. Bupati tidak ingin aktivitas di pasar relokasi mengganggu keberlangsungan pasar tradisional lainnya. Pasar Legi mendapat jatah waktu pagi hingga sore. Petang hingga tengah malam, ganti pasar grosir yang buka. Nah, dini hari hingga subuh giliran pedagang sayur keliling yang mengulak dagangan. ‘’Ada batasan jam yang diatur sedemikian rupa,’’ jelasnya. (mg7/c1/hw/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button