Ponorogo

Pasar Legi Setahun Harus Jadi

PT APG Tak Kunjung Memulai Pekerjaan Fisik

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Harapan pedagang Pasar Legi digantung lagi. PT Adhi Persada Gedung (PT APG) selaku pemenang tender megaproyek rebuild itu belum jelas kapan turun gunung ke Ponorogo.

Dinas perdagangan, koperasi, dan usaha mikro (disperdakum) belum menerima kepastian kabar terkait kapan perusahaan konstruksi pelat merah itu mulai mengerjakan pembangunan Pasar Legi. ‘’Informasi terakhir yang kami terima, PT APG sudah tanda tangan kontrak,’’ kata Kepala Disperdakum Ponorogo Addin Andhanawarih Rabu (5/2).

Diketahui, PT APG memenangi lelang dengan penawaran Rp 133 miliar. Jumlah tersebut lebih rendah dari pagu proyek senilai Rp 165 miliar. Menurut Addin, seyogianya setelah teken kontrak, PT APG dapat segera memulai pekerjaannya. Informasi yang berembus, pemerintah pusat dan daerah tengah mempersiapkan rencana menggelar seremonial saat groundbreaking alias peletakan batu pertama. ‘’Seharusnya setelah teken, bisa segera dimulai. Harapannya, groundbreaking nanti dapat dihadiri Presiden Joko Widodo,’’ ujarnya.

Kondisi di lapangan, ilalang yang tumbuh liar di lahan bekas Pasar Legi semakin tinggi menjulang. Di area eks pasar pengadilan, beberapa hari terakhir truk keluar masuk mengangkut sisa material. ‘’Itu pembersihan sebagian material. Karena ketika proyek dimulai, lahan harus benar-benar kosong. Termasuk yang di areal eks Pasar Legi, itu juga harus dibersihkan seluruhnya,” tutur Addin.

Dia berharap PT APG dapat segera memulai megaproyek tersebut. Mempertimbangkan waktu yang relatif singkat. Dengan desain gedung empat lantai dan harus memenuhi spesifikasi bangunan gedung hijau (BGH), PT APG dijatah waktu pengerjaan single year alias hanya satu tahun. Dimungkinkan perseroan anak usaha PT Adhi Karya (BUMN) itu harus bekerja siang malam untuk bisa menuntaskan pekerjaan sesuai target. ‘’Karena dalam kontraknya hanya satu tahun. Jadi, mau tidak mau harus dikebut supaya tidak telat lebih dari deadline,’’ tegasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button