Madiun

Pasar Burung Berhenti Beroperasi Sementara

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kewaspadaan terhadap persebaran virus Covid-19 makin ditingkatkan. Termasuk di pasar-pasar. Jumat (20/3) dinas perdagangan resmi meniadakan sementara aktivitas ekonomi di Pasar Burung Srijaya setiap hari Minggu. Keputusan itu berlaku mulai Minggu (22/3) sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Gaguk Hariyono mengatakan, peniadaan aktivitas di Pasar Burung Srijaya bertujuan untuk mencegah persebaran Covid-19. Sebelumnya, pihaknya telah melarang kegiatan serupa di pasar hewan setiap Pon sampai dengan jadwal penutupan operasional pasar pada 1 April mendatang. ‘’Karena di pasar burung ini banyak pedagang dan pembeli dari luar daerah seperti Ngawi dan Magetan. Kami hentikan sementara operasinya untuk mencegah penyebaran virus korona,’’ kata Gaguk.

Sosialisasi peniadaan aktivitas ekonomi di Pasar Burung Srijaya mereka lakukan dengan memasang spanduk di beberapa tempat. Dengan kondisi ini, Gaguk berharap seluruh pedagang Pasar Burung Srijaya yang beraktivitas setiap akhir pekan untuk maklum. ‘’Kebijakan ini belum tentu sampai kapan. Masih menunggu perkembangan selanjutnya. Jika sudah membaik dan tidak ada lagi korban, nanti akan kami normalkan kembali,’’  terang mantan kepala dinas pasar itu.

Kasatpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara rutin oleh anggotanya beserta pihak dinas perdagangan setiap Minggu di pasar tersebut. Tujuannya untuk memastikan tidak ada aktivitas ekonomi pedagang di pasar yang terletak di Jalan Pelita Tama, Kelurahan Oro-oro Ombo, tersebut. ‘’Semisal nanti pada hari Minggu ada pedagang yang berjualan, kami imbau untuk kembali ke rumahnya,’’ tegasnya.

Pripto, salah seorang pedagang di Pasar Burung Srijaya, mengaku menerima kebijakan pemkot tersebut. Karena tujuannya jelas untuk mencegah persebaran virus Covid-19. Kendati demikian, dia tak menampik penutupan sementara itu bakal berdampak pada pendapatan ekonominya. ‘’Walaupun hari Minggu ditutup, saya tetap ke sini untuk memberi makan burung. Kalau tidak, nanti mati,’’ katanya. (mg3/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button