Ponorogo

Pasang Target Tuntas Tahun Depan, Dinkes Ponorogo Kebut Kejar Capaian ODF

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab menargetkan tahun depan seluruh kecamatan terbebas dari buang air besar (BAB) sembarangan. Dengan kata lain, semua menyandang status open defecation free (ODF).

Sejauh ini sudah enam kecamatan di Ponorogo yang berstatus ODF. ‘’Setiap tahun jumlah desa dan kecamatan ODF terus bertambah,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Rahayu Kusdarini saat deklarasi desa dan kecamatan ODF Rabu (11/12).

Enam kecamatan tersebut adalah Ponorogo, Jenangan, Siman, Babadan, Jetis, dan Jambon. Sisa 15 kecamatan lainnya ditargetkan menyandang status ODF tahun depan. ‘’Dari 15 kecamatan itu sebagian persentasenya sudah 95 persen. Artinya, telah banyak desa yang sudah ODF, tinggal menuntaskan yang belum,’’ ujarnya.

Bupati Ipong Muchlissoni menambahkan, awalnya mematok target seluruh kecamatan bestatus ODF pada 2021. Namun, ternyata dinkes berani menargetkan tuntas tahun depan. ‘’Kalau dihitung rumah tangganya, masih ada 15 ribu yang belum ODF. Dikurangi empat ribu dari tahun ini, tinggal sebelas ribu,’’ sebutnya.

Menurut dia, sejumlah program efektif dalam mendongkrak pencapaian tersebut. Mulai bantuan stimulan jamban hingga sosialisasi dan edukasi tiada henti dari berbagai lapisan masyarakat. ‘’Problemnya tak hanya karena mereka tidak punya jamban, tapi juga karena sikapnya,’’ ungkap Ipong.

Ipong meminta desa-desa untuk bergotong royong dalam pengadaan jamban bagi warganya. ‘’Walaupun hanya 20 atau 30 unit per desa, itu sudah bagus. Nanti pihak yang berjasa akan diberi hadiah,’’ pungkasnya. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button