Madiun

Parkir Jalan Jawa Ditata

Uji Coba Diperpanjang hingga Akhir Januari

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Uji coba perubahan arus di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Sulawesi diperpanjang hingga akhir Januari mendatang. Pertimbangannya, masih dalam suasana tahun baru. Sehingga, evaluasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun belum mendapatkan hasil terukur sesuai kondisi lalu lintas normal.

Pertimbangan lainnya, masih ada pengguna lalu lintas yang belum mengetahui aturan baru itu. Terutama dari arah selatan Jalan dr Sutomo langsung belok ke barat menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. ‘’Evaluasi pertama masih suasana tahun baru. Sehingga harus dievaluasi setelah tahun baru,’’ kata Kepala Dishub Kota Madiun Ansar Rasidi Selasa (7/1).

Perpanjangan masa uji coba itu juga akan diikuti penataan parkir di Jalan Jawa. Rencananya minggu ini parkir di ruas jalan tersebut bakal dibuat satu sisi. Yakni, di sisi utara. ‘’Tapi tetap berada di zona selamat sekolah (ZoSS),’’ ujarnya.

Penataan parkir tersebut untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di Jalan Jawa dan perempatan Tugu Pecel. Sebab, selama uji coba volume kendaraan di Jalan Jawa meningkat hingga 75 persen. ‘’Sehingga, kinerja ruas Jalan Jawa mengalami penurunan,’’ jelas Ansar.

Menurut dia, peningkatan volume kendaraan di Jalan Jawa juga lantaran pertemuan dari empat arah. Yakni, dari arah selatan dan utara Jalan dr Sutomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan RA Kartini. Sehingga, kepadatan juga terjadi hingga perempatan Tugu Pecel. ‘’Perempatan ini juga jadi titik temu arus,’’ sambungnya.

Penataan parkir, sebut Ansar, juga merupakan solusi untuk mengurai kepadatan arus di perempatan Tugu Pecel. Sebab, kendaraan menumpuk akibat titik temu tiga arah. Yakni, dari arah Jalan Jawa, Jalan Ahmad Yani, dan dari utara Jalan Pahlawan. ‘’Nantinya akan dilakukan evaluasi kembali,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, kecepatan kendaraan yang melintas di ruas tersebut dibatasi maksimal 30 kilometer per jam. Pihaknya berharap penataan parkir di Jalan Jawa dapat mengurai problem transportasi. ‘’Jalur itu sekarang sudah berubah jadi jalur sibuk,’’ ungkapnya. (kid/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close