Ngawi

Pantau Kesiapan Nataru, Kakorlantas Polri Turun Gunung

Polisi Bidik Truk Overdimensi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi  – Dua puluh hari menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono turun gunung. Sejak beberapa hari terakhir dia menyusuri jalur tol trans-Jawa. Itu sengaja dilakukan untuk melihat langsung kesiapan penanganan lalu lintas pada momen Nataru mendatang.

‘’Wilayah Jawa jadi perhatian kami karena waktu dan jarak tempuh antarkota sekarang menjadi lebih pendek,’’ kata Istiono dalam rakorlantas di rest area 575 Ngawi Selasa (10/12).

Selain permasalahan kepadatan arus lalu lintas dan kerawanan kecelakaan di jalur tol, keberadaan truk overdimensi dan overload (ODOR) juga menjadi atensi. Pasalnya, pelanggaran itu kerap pula menjadi pemicu terjadinya laka lantas.

‘’Kemarin kami juga mendapati truk mengangkut tiang listrik, padahal seharusnya diangkut tronton khusus,’’ bebernya sembari menyebut dalam waktu dekat pihaknya bakal melakukan operasi khusus angkutan ODOR. Baik di jalan bebas hambatan maupun jalur arteri.

Pada momen Nataru mendatang, Istiono memprediksi kepadatan arus lalu lintas bakal meningkat signifikan. Pun, pihaknya berharap para petugas bersiap sejak dini dan kelak mampu bekerja optimal. ‘’Semua kami urai. Kesiapan jalur tol dan jalan nasional seperti apa. Termasuk jalur kabupaten dan provinsi maupun jalur wisata. Juga titik-titik konsentrasi ekonomi dan pelabuhan,’’ ungkapnya.

Dia tak menampik potensi kemacetan bakal terjadi. Namun, pihaknya memastikan tindakan preventif dan preemtif bakal terus dilakukan. Di sisi lain, dia mewanti-wanti para petugas menjaga kesehatan diri. ‘’Musim hujan dan angin juga harus kita waspadai,’’pungkasnya. (gen/c1/isd)

‘’Mudah-mudahan lebih lancar dari tahun sebelumnya dan minim kasus kecelakaan.’’ Rahmad Didik Purwanto, Kepala Dishub Ngawi

Kebut Pembuatan Markah Jalan

PENINGKATAN arus lalu lintas saat momen Nataru juga diprediksi terjadi di jalur arteri, Pun, potensi kemacetan menjadi atensi dinas perhubungan (dishub). Salah satunya yang menjadi perhatian adalah ruas jalan Ngawi-Mantingan.

Apalagi, sejumlah titik baru selesai diperbaiki dan belum sempat diberi markah jalan. Di sekitar Desa Gendingan, Widodaren, misalnya. Kondisi itu membuat sejumlah pengguna jalan kebingungan. ‘’Kami upayakan (pembuatan markah) akhir Desember selesai,’’ kata Kepala Dishub Ngawi Rahmad Didik Purwanto Selasa (10/12).

Selain permasalahan markah jalan, pertigaan Gendingan menuju Kecamatan Ngrambe juga menjadi atensi lantaran merupakan jalur menuju objek wisata Srambang Park, kebun teh Jamus, dan Air Terjun Pengantin. ‘’Kalau dari wilayah barat lebih cepat lewat situ,’’ ujar Rahmad.

Secara umum, kata dia, sarana dan prasarana jalan di Ngawi siap menghadapi momen Nataru. Pun, di beberapa titik dilakukan perbaikan dan penyesuaian rambu lalu lintas. ‘’Mudah-mudahan lebih lancar dari tahun sebelumnya dan minim kasus kecelakaan,’’ harapnya.

Sementara itu, di jalur nasional Ngawi-Surabaya masuk Desa Legundi, Karangjati, saat ini tengah dilakukan perbaikan jalan berlubang. Pengerjaan ditargetkan berakhir 20 Desember mendatang. (gen/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close