Madiun

Pandemi Membawa Sri Rohmatiah Kembali Aktif Menulis

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penulis perempuan di Kabupaten Madiun bisa dihitung jari. Dari yang sedikit itu terselip nama Sri Rohmatiah. Mulai puisi, cerpen, buku biografi, hingga antologi telah dihasilkan perempuan tersebut.

Saat ditemui di rumahnya, dengan ekspresi serius, Sri Rohmatiah tengah mengamati kata demi kata pada halaman buku yang dipegangnya. Wajah perempuan itu baru mencair setelah menuntaskan bacaannya. ‘’Ini salah satu buku karya saya,’’ ujarnya sembari memperlihatkan sampul buku berjudul Kalau Berbeda, lalu Kenapa? itu, Jumat (18/9).

Buku tersebut terasa spesial karena berkisah tentang perjalanan sang suami yang difabel sejak lahir. Pun, mengandung motivasi dan harapan bagi siapa pun yang merasa tidak percaya diri karena memiliki fisik tidak sempurna. ”Termasuk motivasi untuk saya sendiri,” kata warga Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun, itu.

Bagi Sri, apa saja bisa menjadi inspirasi menulis. Bahkan, anak yang kerap menangis sempat dijadikan bahan tulisan. Tidak terkecuali saat bersih-bersih rumah. ”Biasanya, kalau dapat ide langsung saya tulis biar nggak lupa,” ujarnya.

Sri sejak kecil sudah gemar menulis. Dia masih ingat betul, dulu ketika menulis masih menggunakan mesin ketik pinjaman dari tetangganya. Terkadang memakai mesin ketik milik kantor ayahnya. ‘’Dulu kan belum ada komputer, jadi kalau ada yang salah harus di-tipex dan diketik ulang,’’ kenangnya.

Istri pelukis Agus Yusuf Endang Kresno Raden itu baru akrab dengan komputer pada era 2000. Pun, kala itu dia bersama sejumlah rekannya sempat membuat buletin. ‘’Menulis tidak secapek saat masih pakai mesin ketik,’’ tuturnya.

Sri sempat vakum menulis beberapa tahun lantaran faktor kesibukan. Baru pada Desember 2020 lalu dia kembali menekuni kembali hobinya tersebut. Kebetulan, banyak waktu luang bersamaan datangnya pandemi Covid-19. Kini sudah banyak tulisan hasil karyanya. Selain aktif mengisi salah satu portal opini, dia produktif menghasilkan puisi, cerpen, buku biografi, dan antologi. Saat ini, buku karya terbarunya berjudul Isyarat Cinta Sarat Makna tengah naik ke percetakan. (irs/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button